Ini Strategi Memilih Prodi dan Kampus Versi Ketua Panitia SBMPTN 2016 | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Ini Strategi Memilih Prodi dan Kampus Versi Ketua Panitia SBMPTN 2016

Foto Ini Strategi Memilih Prodi dan Kampus Versi Ketua Panitia SBMPTN 2016

Uri.co.id (Ini Strategi Memilih Prodi dan Kampus Versi Ketua Panitia SBMPTN 2016) , JAKARTA – Saat kamu ingin mengikuti tes, tentu tujuannya adalah lulus, berehasil masuk atau bergabung dalam sebuah kelompok yang kamu inginkan. Ini juga pasti terjadi pada kamu yang ingin masuk ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) pada tahun ini.

Setidaknya ada dua jalur seleksi yang lumayan ketat persaingannya yang dibuka, yakni melalui jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) dan seleksi masuk Meski pendaftaran Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2016.

Supaya lolos dalam tes, perlu diketahui bagaimana strategi yang baik untuk dilakukan. Salah-salah, kamu akan gagal meskipun sudah bersusah payah belajar.

“Memilih jurusan juga bisa berpengaruh apa nanti calon mahasiswa bisa lolos atau tidak. Seperti jurusan yang banyak peminatnya itu akan lebih sulit didapat,” ujar Ketua SNMPTN dan SBMPTN 2016 Rochmat Wahab.

Rochmat menyarankan, jika siswa ingin masuk ke PTN tertentu, maka sebaiknya dia memilih jurusan yang tidak banyak peminatnya. Dengan begitu, kesempatan diterima di kampus negeri jauh lebih besar.

“Kuliah S-1 memang dasarnya, tapi kan cuma sementara. Kalau ada jurusan yang ingin ditekuni, bisa diambil ketika S-2. Jadi yang penting saat S-1 bisa diterima di PTN tujuan,” imbuhnya.

Meski demikian, Rochmat mengatakan kalau calon mahasiswa tetep bersikukuh untuk memilih suatu jurusan, maka sebaiknya dia memilih PTN dengan jumlah peserta di jurusan yang diincar tidak terlalu banyak. Dengan begitu, peserta tersebut masih memiliki kemungkinan dapat diterima PTN dengan jurusan yang diinginkan.

“Misalnya, kalau mau pilih kedokteran, kan tidak harus di UI atau UGM karena pendaftarnya pasti banyak sekali. Jadi pilih saja PTN yang di luar Jawa,” katanya.

Rochmat juga menyarankan, jika mahasiswa masih ingin mendaftar di PTN tertentu dengan jurusan tertentu pula, maka dia juga bisa mencoba memilih jurusan lain yang masih memiliki kaitannya dengan jurusan yang diinginkan.

“Kalau ada yang mau ambil kedokteran di satu PTN, tapi tahu kalau banyak peminatnya, bisa coba pilih Farmasi karena itu kan masih Saintek. Atau tahun depan mencoba lagi untuk mendaftar ke PTN. Sehingga keinginan untuk masuk PTN bisa diwujudkan,” tambahnya.(red/ayu/ermawan/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id