Amarah Fahri Hamzah Memuncak, Laporkan 3 Elite PKS Ini ke MKD Agar Dipecat dari DPR | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Amarah Fahri Hamzah Memuncak, Laporkan 3 Elite PKS Ini ke MKD Agar Dipecat dari DPR

Foto Amarah Fahri Hamzah Memuncak, Laporkan 3 Elite PKS Ini ke MKD Agar Dipecat dari DPR

Uri.co.id (Amarah Fahri Hamzah Memuncak, Laporkan 3 Elite PKS Ini ke MKD Agar Dipecat dari DPR) , JAKARTA – Politisi PKS Fahri Hamzah yang telah dilepas dari seluruh jenjang keanggotaan partai semakin berang melawan.

Setelah status pemecatannya sebagai kader PKS, dan tak lama lagi akan melepas kursi pimpinan DPR, Fahri Hamzah kini melaporkan tiga petinggi utama PKS yang juga anggota DPR ke Mahkamah Kehormatan DPR (MKD).

“Saya tulis surat adukan 3 anggota DPR RI yaitu Muhammad Sohibul Iman, Surahman Hidayat, dan Hidayat Nur Wahid. Saya mengadukan mereka terkait dua tindakan yang tidak saja saya anggap merugikan saya secara langsung tapi juga merugikan konstituensi saya,” kata Fahri kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (29/4/2016).

Tiga orang petinggi partai itu memegang posisi Presiden PKS (Sohibul Iman), Hidayat Nur Wahid (Wakil Ketua Majelis Syuro), dan Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariah).

Lalu apa tindakan yang dianggap Fahri sangat merugikan itu?

“Dua tindakan utama yang tidak hanya melanggar kode etik tapi terindikasi perbuatan pidana,” ujarnya.

Tindakan pertama, Fahri menilai Sohibul, Hidayat, dan Surahman melanggar UU Parpol.

Ketiganya adalah anggota Majelis Tahkim yang menetapkan pemecatan Fahri, tetapi majelis tahkim itu sendiri tidak memiliki dasar hukum.

“Kami minta konfirmasi ke Dirjen AHU, sampai pemecatan saya, tidak ada dasar legal sama sekali,” kata Fahri.

Tindakan kedua yang diadukan Fahri ialah yang dilakukan Sohibul Iman selaku Presiden PKS.

Menurut Fahri, Sohibul sudah membuat kronologi pemecatan dirinya yang dinilai penuh fitnah. Kronologi itu lalu dimuat di situs PKS dan disebarkan ke kader.

“Sebagai presiden partai sudah membuat kronologi yang di dalamnya penuh kebohongan, pencemaran nama baik dan fitnah kepada saya,” beber Fahri.

Laporan ke MKD setebal 11 halaman ini disampaikan lewat Ketua DPR Ade Komarudin.

“Cukup alasan bagi MKD untuk memberhentikan ketiga teradu dari anggota DPR karena mereka tidak hanya melanggar etika tapi juga melanggar hukum yang terindikasi pidana,” ucap anggota DPR dari dapil NTB ini.

Fahri pun yakin aduannya akan lolos verifikasi di MKD dan diproses. Sementara Surahman Hidayat yang juga Ketua MKD, sesuai aturan harus non aktif dan diambil alih kepemimpinan.

(red/atya/estiani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id