Tak Boleh Beli Mobil, Pengusaha Kaya Gugat Ferrari | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Tak Boleh Beli Mobil, Pengusaha Kaya Gugat Ferrari

Tak Boleh Beli Mobil, Pengusaha Kaya Gugat Ferrari
Foto Tak Boleh Beli Mobil, Pengusaha Kaya Gugat Ferrari

FLORIDA – Seorang pengusaha kaya dan kolektor Ferrari di North Carolina, Amerika Serikat, menggugat Ferrari North America. Alasannya Ferrari North America tidak mau menjual sebuah hypercar Ferrari ke dirinya.

Pria bernama Preston Henn itu dikenal sudah mengoleksi Ferrari sejak 60 tahun terakhir. Karena itu ia mengetahui seluk beluk produk Ferrari termasuk mobil klasiknya.

Model yang akan dibeli pria berusia 85 tahun itu adalah Ferrari LaFerrari versi convertible atau dikenal dengan LaFerrari Spider/Aperta.

Pihak Ferrari Italia sendiri hanya memproduksi LaFerrari Spider sebanyak 150 unit untuk seluruh dunia. Ferrari juga belum mengungkap harga resmi hypercarhybrid itu. Namun biaya pemesanannya saja antara USD1 juta sampai USD3 juta atau antara Rp14 miliar sampai Rp40 miliar.

Henn mengatakan bahwa dirinya dianggap tidak memenuhi kualifikasi untuk membeli LaFerrari Spider. Begitu yang dikatakan pihak Ferrari melalui teman-teman Henn. Ia sudah mengirim cek senilai USD1 juta kepada chairman Ferrari Chrysler Automobiles Sergio Marchionne sebagai deposit pembelian LaFerrari Spider, namun uang itu dikembalikan.

Ia pun kecewa kepada Ferrari North America dan menganggap penyebutan tidak memenuhi kualifikasi itu sebagai penistaan. Dalam dokumen gugatan yang diajukan ke Pengadilan Distrik Florida di Fort Lauderdale, Henn menyebut bahwa bahwa dirinya orang yang memenuhi kualifikasi soal Ferrari.

"Orang paling punya kualifikasi, di antara 10 orang yang punya kualifikasi di Amerika Serikat terkait dengan standar yang ditentukan Ferrari untuk menentukan siapa yang memiliki ‘hak istimewa’ dalam membeli mobil Ferrari yang unik."

Dalam dokumen itu juga disebutkan bahwa Henn kini mengoleksi 17 Ferrari termasuk satu unit 275 GTB Competizion Speciale model 1955. Mobil itu paling diminati di kalangan kolektor dan paling bernilai di dunia. Perkiraan harganya USD100 juta.

Sementara itu pihak Ferrari menolak memberikan komentar terkait gugatan tersebut.

“Perlu diperhatikan bahwa kami tidak pernah mengomentari hukum proses atau keluhan yang diajukan atau yang akan diajukan Ferrari.” (ton)

(uri/inda/estiana/utri/WDP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id