Setelah Taliban, ISIS Juga Klaim Bom Bunuh Diri RS Pakistan | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Setelah Taliban, ISIS Juga Klaim Bom Bunuh Diri RS Pakistan

Setelah Taliban, ISIS Juga Klaim Bom Bunuh Diri RS Pakistan
Foto Setelah Taliban, ISIS Juga Klaim Bom Bunuh Diri RS Pakistan

QUETTA – Setelah Faksi Taliban, Jamaat ur Ahrar, giliran ISIS mengaku bertanggung jawab atas ledakan bom bunuh diri di depan instalasi gawat darurat RS Quetta, Pakistan. Hal ini dituliskan oleh kantor berita Aamaq yang dikenal sebagai corong kelompok teroris tersebut.

“Seorang martir ISIS telah mengaktifkan sabuk peledaknya di tengah-tengah kerumunan karyawan kementerian kehakiman dan polisi Pakistan di Kota Quetta,” ujar Aamaq, seperti disadur Reuters, Selasa (9/8/2016).

Klaim serangan dari dua kelompok teroris yang berbeda ini jelas membuat bingung. Namun begitu, hingga berita ini dibuat, belum ada komentar dari pemerintah setempat terkait insiden bom bunuh diri yang diikuti dengan penembakan pada Senin 8 Agustus tersebut.

Sedikitnya 70 orang dilaporkan tewas dan 120 lainnya terluka. Serangan ini diyakini menyasar rombongan pengusung jenazah pengacara Bilal Anwar Kasi. Pria yang dikenal sebagai mantan presiden Asosiasi Bar Balochistan, yang meninggal karena ditembak dua pria tidak dikenal pada Senin pagi hari yang sama.

Malam harinya, ratusan warga menyalakan lilin di Peshawar untuk mengenang para korban ledakan bom bunuh diri di RS Quetta. Ucapan belasungkawa dan kecaman terhadap aksi teror tersebut bahkan datang dari berbagai organisasi internasional, seperti PBB dan Uni Eropa.

“Menargetkan para pelayat di rumah sakit warga sipil membuat serangan itu sangat mengerikan,” kata juru bicara Sekjen PBB, Farhan Haq, dikutip dari First Post.

PBB pun mendesak pemerintah Pakistan untuk segera mengusut tuntas kasus ini dan menyeret pihak yang bertanggung jawab ke pengadilan. Hal serupa juga diserukan Uni Eropa, yang menegaskan, “tidak ada pembenaran untuk tindakan terorisme (dalam bentuk apapun).” (Sil)

(uri/iken/aramitha/NP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id