YLKI Sebut Penurunan Tarif Interkoneksi Untungkan Konsumen | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

YLKI Sebut Penurunan Tarif Interkoneksi Untungkan Konsumen

Foto YLKI Sebut Penurunan Tarif Interkoneksi Untungkan Konsumen

JAKARTA – Peraturan Menteri tentang tarif interkoneksi telah menghasilkan putusan penurunan sebesar 26 persen. Dengan adanya aturan tersebut diharapkan akan lebih mengefisienkan tarif antar-operator di Indonesia.

"Saya berharap bisa memicu tarif retail yang lebih murah sehingga efeknya diharapkan berupa penurunan tarif retail antara 15 sampai 30 persen," kata Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, beberapa waktu lalu.

Tarif yang telah jadi saat ini ialah sebesar Rp204 per menit turun dari yang sebelumnya sebesar Rp250 per menit. Meskipun demikian, menurut Kominfo biaya interkoneksi akan berbeda di setiap operatornya. Itu karena tergantung pada negosiasi bussiness to bussiness antar-operator.

Sementara itu menurut Sudaryatmo, Pengurus Harian YLKI mengatakan bahwa tarif yang ada saat ini secara umum dapat menguntungkan bagi konsumen telekomunikasi di Indonesia.

"Secara umum menguntungkan konsumen terutama dari operator kecil dengan jumlah pelanggan lebih sedikit," tutur Sudaryatmo saat dihubungi Okezone, Senin (8/8/2016).

Hanya saja, lanjutnya, untuk saat ini pengaruhnya tidak memiliki dampak yang begitu besar. Itu karena pengguna smartphone telah banyak beralih menggunakan data internet untuk saling berkomunikasi.

Ia menjelaskan, hadirnya aplikasi-aplikasi dan media sosial seperti WhatsApp telah menggeser kebiasaan masyarakat dalam menggunakan layanan voice dan SMS. Pelanggan dinilai lebih banyak menggunakan aplikasi pesan instan tersebut saat ini.

"Karena pilihan aplikasi berbasis internet semakin beragam, pesan dan voice lebih murah. Jadi dampaknya tidak begitu besar bagi masyarakat," kata Sudaryatmo.

Tarif interkoneksi sendiri akan mulai diberlakukan pemerintah pada 1 September mendatang melalui Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika Nomor 8 tahun 2006 tentang interkoneksi.

Pemerintah sendiri melalui Kominfo mendorong penurunan biaya interkoneksi ini dengan tujuan untuk memberikan efisiensi industri penyelenggara komunikasi tanpa mengurangi kualitas layanan. (kem)

(uri/adly/achman/SR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id