Ratusan Titik Panas Mulai Kepung Pulau Sumatera | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Ratusan Titik Panas Mulai Kepung Pulau Sumatera

Ratusan Titik Panas Mulai Kepung Pulau Sumatera
Foto Ratusan Titik Panas Mulai Kepung Pulau Sumatera

URI.co.id, Pekanbaru – Ratusan titik panas sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan terpantau satelit Terra dan Aqua dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengepung Pulau Sumatera. Provinsi Riau kini berada di urutan empat titik panas terbanyak.

Kepala BMKG Pekanbaru Sugarin menyebutkan, titik panas di Pulau Sumatera paling banyak terpantau di Sumatera Selatan sebanyak 50 titik, kemudian Provinsi Bangka Belitung dengan 40 titik.

"Secara keseluruhan, Pulau Sumatera pada hari ini terpantau 173 titik panas sebagai indikasi kebakaran hutan dan lahan dengan confidence di atas 50 persen," kata Sugarin, Senin (8/8/2016) siang.

Selain Sumsel dan Babel, titik panas juga terpantau di Sumatera Utara sebanyak 30 titik, Lampung 13, Sumatera Barat 10, Jambi dua titik dan Kepulauan Riau satu titik.

Sugarin menyebutkan, titik panas di Riau tersebar di Kabupaten Bengkalis dua titik, Kampar tiga titik, Rokan Hilir tujuh titik, Rokan Hulu dua titik, Indragiri Hilir satu titik, Indragiri Hulu satu titik, Pelalawan empat titik dan Kuantan Singingi dua titik.

"Dari semua titik panas yang terpantau di Riau, yang dipercaya sebagai titik api ada tujuh titik dengan level confidence di atas 70 persen. Titik api ini terpantau di Kampar dua, Rokan Hilir satu, Rokan Hulu satu, dan Pelalawan tiga," kata Sugarin.

Sugarin menyebutkan, pada umumnya cuaca di Riau cerah hingga berawan. Potensi hujan sangat minim dan hanya terdapat di Riau bagian pesisir timur. Namun, sifatnya lokal dengan intensitas ringan hingga sedang yang dapat disertai petir dan angin kencang yang terjadi pada sore dan malam hari.

Adanya kebakaran hutan beberapa hari belakangan mulai berdampak pada jarak pandang di sejumlah kota dan kabupaten. Di Pekanbaru sendiri, jarak pandang hanya 5 kilometer karena udara kabur, Kabupaten Pelalawan 4 kilometer, Rengat 5 kilometer dan Kota Dumai 7 kilometer.

Untuk mengatasi kebakaran tersebut, Satgas Udara Karhutla di Riau mengerahkan dua helikopter water bombing dan pesawat Air Tractor ke lima kabupaten yang terdapat titik api.

"Seluruh pesawat dan helikopter yang ada telah diterbangkan sejak pagi tadi dan menyebar ke Bengkalis, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Kampar dan Pelalawan," kata Komandan Satgas Udara Karhutla Riau yang juga Komandan Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru, Marsekal Pertama Henri Alfiandi.

(uri/azliansyah/H)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id