Orangtua Tak Boleh Bebaskan Main Gim Agar Anak Diam | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Orangtua Tak Boleh Bebaskan Main Gim Agar Anak Diam

Orangtua Tak Boleh Bebaskan Main Gim Agar Anak Diam
Foto Orangtua Tak Boleh Bebaskan Main Gim Agar Anak Diam

URI.co.id, Yogyakarta – Menjadi orangtua di era digital seperti sekarang ini memang tidak mudah. Sebab ancaman dan tantangan yang dihadapi orangtua dalam membesarkan dan mendidik anak generasi digital native sangat banyak.

Salah satu ancaman yang sering dihadapi adalah anak terpapar konten negatif di internet seperti kekerasan dan pornografi. Konten-konten negatif tersebut mungkin tidak sengaja diakses anak, ketika mereka sedang bermain gim (game).

Co-founder Kakatu, Muhamad Nur Awaludin (Mumu), menyontohkan bahwa di dalam gim Point Break ada konten kekerasan yang tidak pantas dilihat anak. Konten ini nantinya dapat memengaruhi perkembangan pola pikir anak. Anak-anak juga dapat menjadi kecanduan pornografi karena melihat konten porno dari gim atau iklan yang muncul saat mereka bermain gim.

"Bisa jadi anak nggak niat mencari konten porno, tapi tiba-tiba muncul iklan berbau porno lalu mengklik iklan itu karena dia tidak tahu dan tidak pernah dikasih tahu. Salah satunya di gim bernuansa porno," tutur Mumu.

Membekali anak dengan gadget boleh-boleh saja. Namun, kata Mumu, orangtua harus mengawasi gim apa saja yang dimainkan anak dan apakah gim itu sudah sesuai dengan umur sang anak. Jadi, orangtua seharusnya tidak membebaskan anak bermain gim hanya agar anak diam.

Pemuda asal Bandung ini menambahkan, tidak sedikit anak yang saat di rumah merupakan anak penurut, tapi di luar rumah justru anak itu berbeda. orangtua tidak tahu anaknya ternyata suka mengakses konten porno dan main gim kekerasan.

(Dew/Why)

(uri/ngga/ndrawan/AI)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id