Hari Pertama Sistem Satu Arah, Bogor Macet Parah | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Hari Pertama Sistem Satu Arah, Bogor Macet Parah

Foto Hari Pertama Sistem Satu Arah, Bogor Macet Parah

Uri.co.id (Hari Pertama Sistem Satu Arah, Bogor Macet Parah) , BOGOR – Penerapan sistem satu arah (SSA) di lingkar Kebun Raya Bogor (KRB) mulai diberlakukan hari ini, Jumat 1 April 2016. Penerapan sistem SSA hari pertama membuat Bogor macet parah, khususnya di Jalan Pajajaran dan Sudirman.

Rute SSA lingkar KRB yakni Jalan Ottista, Juanda, Jalak Harupat dan Pajajaran. Kemcaten parah terjadi di Jalan Pajajaran, Jalak Harupat, dan Sudirman.

“Saya kejebak macet. Biasanya paling lama 20 menit dari Warung Jambu ke tol Jagorawi (melintasi jalan Pajajaran), sekarang sudah 45 menit belum nyampe,” ujar warga Bogor, Ujang Sugandi (45) yang mengaku sedang mengarah ke Ciawi.

Ujang menyarankan kepada pengguna jalan yang hendak melintasi jalan Pajajaran dari arah Warung Jambu untuk mengurungkan niatnya  agar tidak terjebak kemacetan parah.

“Jika ada yang mau mengarah ke Ciawi lewat Pajajaran, lebih baik lewat jalan tol saja. Saya sudah 45 menit dari warung Jambu, sekarang posisinya masih di Tugu Kujang,” tambah Ujang.

Menurut Ujang, kemacetan terjadi lantaran volume kendaraan menumpuk di Jalan Pajajaran. Selain itu, lampu merah yang sangat berdekatan juga turut memperparah kemacetan panjang.

“Ada 13 angkutan yang melewati Jalan Pajajaran setelah sistem satu arah diberlakukan. Jadi, wajar kalau macet. Lampu merahnya juga ditambah dan sangat berdekatan, sehingga durasi waktu perjalanan tambah lama. Tapi, kalau tidak ada kampu merah, mungkin juga akan tambah krodit,” tandas Ujang.

Hal serupa dikatakan Ojah Khodijah. Wanita  yang tinggal di Ciapus Tamansari Bogor itu mengatakan, jalan Juanda juga terimbas kemacetan akibat penerapan sistem satu arah.

“Kendaraan dari Jalan Djuanda dan Jalan Sudirman ketemu di Jalak Harupat Sempur yang jalannya berbentuk botol. Di situ macet sekali,” ujar Khodijah.(red/ngga/ndrawan/AI)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id