Ini Mekanisme Bantuan KPR dari BPJS Ketenagakerjaan | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Ini Mekanisme Bantuan KPR dari BPJS Ketenagakerjaan

Foto Ini Mekanisme Bantuan KPR dari BPJS Ketenagakerjaan

Uri.co.id (Ini Mekanisme Bantuan KPR dari BPJS Ketenagakerjaan) , JAKARTA – Memiliki rumah adalah impian semua orang. Pilihan pun banyak ditawarkan sejumlah developer perumahan, mulai dari rumah sangat sederhana, rumah sederhana dan rumah untuk kalangan elit.

Bahkan, saat ini banyak lembaga perbankan yang menawarkan kredit perumahan rakyat (KPR) untuk masyarakat. Hanya saja, permasalahan saat ini masyarakat masih kesulitan untuk mendapatkan uang muka yang merupakan syarat untuk mendapatkan KPR.

Namun, saat ini pemerintah sudah memberikan kemudahan mendapatkan uang muka untuk pembelian rumah melalui beberapa Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

Berikut program bantuan uang muka dari pemerintah untuk mendapatkan KPR?(red/atya/estiani/SF)

Sebagai komitmennya untuk memberikan jaminan sosial bagi masyarakat, BPJS Ketenagakerjaan juga memiliki program fasilitas pinjaman uang muka khusus peserta yang terdaftar keanggotaan di BPJS Ketenagakerjaan.

BPJS Ketenagakerjaan menamai fasilitas pinjaman ini dengan Pinjaman Uang Muka Perumahan (PUMP).
Program ini memungkinkan para pekerja menerima sejumlah bantuan pinjaman uang muka perumahan dengan suku bunga yang cukup rendah.

Mekanismenya, pekerja akan menerima bantuan disesuaikan dengan penghasilan yang ia terima setiap bulannya.
Sebagai contoh, pekerja yang memiliki penghasilan sebesar Rp5 juta akan mendapatkan bantuan pinjaman uang senilai Rp 20 juta. Pekerja yang memiliki penghasilan senilai Rp5 – Rp10 juta akan mendapatkan bantuan pinjaman uang senilai Rp35 juta.

Sementara pekerja yang memiliki penghasilan per bulan di atas angka tersebut akan memiliki kesempatan untuk mendapatkan bantuan uang muka senilai Rp50 juta.

Syarat utama yang harus dipenuhi anggota BPJS Ketenagakerjaan agar bisa merasakan bantuang pinjaman uang muka ini adalah belum pernah memiliki rumah sebelumnya. Aktif dalam keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan minimal 1 tahun. Memiliki rekomendasi dari perusahaan tempatnya bekerja dengan nominal penghasilan minimum sebesar Rp 4,5 juta.

Dengan memenuhi persyaratan tersebut, Anda sudah dapat bisa merasakan fasilitas pinjaman uang muka dari BPJS Ketenagakerjaan dengan metode seperti di bawah ini:

1. Pekerja mengajukan surat rekomendasi dari perusahaan tempatnya bekerja

2. Pekerja melakukan pengajuan aplikasi KPR yang dapat dilakukan melalui pihak pengembang atau pihak Bank

3. Pekerja telah menerima Surat Pemberitahuan Persetujuan Pemberian Kredit (SP3K)

4. Pekerja mengajukan permohonan rekomendasi yang lengkap dengan persyaratan kepada BPJS

5. Ketenagakerjaan melalui perusahaan atau kantor BPJS Ketenagakerjaan terdekat

6. BPJS Ketenagakerjaan akan memutuskan untuk menyetujui atau menolak permohonan pekerja

7. Jika disetujui, maka BPJS Ketenagakerjaan akan memberikan persetujuan kepada Bank pemberi KPR.(red/atya/estiani/SF)

Jika Anda sudah terdaftar sebagai PNS, program ini bisa dimanfaatkan. Program bantuan dari pemerintah ini akan secara cuma-cuma memberikan bantuan uang muka bagi PNS sebesar Rp4 juta tanpa harus dikembalikan.

Program ini merupakan alternatif utama yang diberikan oleh pemerintah dalam kerangka Bantuan Uang Muka (BUM) sebesar Rp1,2 juta untuk PNS Golongan I, Rp1,5 juta untuk PNS golongan II dan Rp1,8 juta bagi PNS Golongan III.

Alternatif bantuan yang bisa dimanfaatkan lainnya adalah BUM digabung dengan Tambahan Bantuan Uang Muka (TBUM) yang akan memungkinkan Anda mendapatkan bantuan senilai Rp 20 juta untuk semua golongan.

Lain halnya dengan BTP, TBUM adalah produk pinjaman yang diberikan khusus untuk PNS namun harus dikembalikan dengan mengangsur selama 15 tahun ditambah suku bunga tertentu.

Nah, bagi kalian yang merupakan PNS aktif dengan golongan I, II, III dan IV dan sudah menjadi PNS selama 5 tahun juga belum memiliki rumah ataupun merasakan manfaat lainnya dari Bapertarum, maka kalian dapat memiliki kesempatan untuk merasakan bantuan pemerintah ini dengan rincian sebagai berikut:

1. PNS mengisi form aplikasi dengan melampirkan fotokopi kartu pegawai dan SK kepangkatan terakhir

2. PNS mengajukan langsung ke Bank BTN bersamaan dengan aplikasi KPR

3. Bank BTN akan memproses pengajuan aplikasi PNS dan KPR

4. Bank BTN akan mengakses online ke sumber data Bapertarum untuk melakukan verifikasi PNS

5. Akad kredit KPR dilakukan di Bank BTN

6. Pencairan dana(red/atya/estiani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id