Cek In Gratis di Hambalang, Siswa SMP Buru-buru Kancing Celana | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Cek In Gratis di Hambalang, Siswa SMP Buru-buru Kancing Celana

Foto Cek In Gratis di Hambalang, Siswa SMP Buru-buru Kancing Celana

Uri.co.id (Cek In Gratis di Hambalang, Siswa SMP Buru-buru Kancing Celana) , BOGOR – Pembangunan Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olah Raga Nasional (P3SON) Hambalang Bogor, berubah fungsi menjadi ‘hotel mesuum’. Remaja belasan tahun kerap ‘cek in’ gratis di banguanan yang baru-baru ini dikunjungi Presiden Jokowi.

Puing sisa bangunan Hambalang cukup tinggi melindungi siswa SMP berinisial RA dan AS, dari pandangan orang. Kedua remaja asal Desa Sanja itu, merasa memiliki ruang untuk menumpahkan rasa kasmaran mereka. Sayangnya, aktivitas haram itu masih bisa terlihat dari kejauhan oleh wartawan Radar Bogor (grup .id).

Merasa sedang tak diperhatikan, RA meneruskan aksi gerilyanya. Tangan remaja itu tak henti meraba bagian tubuh kekasihnya.

Pergerakan mereka sesekali terhenti oleh gerakan RA yang kerap menoleh ke kiri dan kanan. Dia seperti was-was dan tidak ingin kecolongan jika ada warga yang memergoki aksi mereka.

Sekitar 12 menit diamati, AS akhirnya terkaget dengan keberadaan wartawan Radar Bogor. Gadis belasan tahun yang kala itu berkaus oranye tampak malu.

Dia membuang muka, sembari buru-buru mengancingkan celananya yang terbuka. Sementara sang ‘Romeo’ tak kalah gusar. Bahkan ketika wartawan koran ini mendekat, RA menyeletuk kasar.

“Naon sia! (apa lu),” ucap remaja yang ternyata masih duduk di bangku SMP itu seraya menghidupkan motor.

Aksi RA dan AS adalah satu dari puluhan sejoli yang kerap memanfaatkan heningnya bukit Hambalang untuk memadu kasih. Hal itu dibenarkan warga setempat, Eman (45). Hampir setiap hari, Eman menyaksikan aksi tak senonoh pasangan muda-mudi di lokasi ini.

“Kalau yang (maaf) ciuman banyak di sini. Apalagi sebelum Jokowi kemarin ke sini. Di sekitaran gedung angkat besi, sering tuh,” ujar pria bertopi merah, saat ditemui Radar Bogor di tengah-tengah perkebunan, Rabu (30/03/2016).

Namun, penggarap lahan di sekitaran Wisma Atlet Hambalang, itu menyebut pos delapan yang sekarang biasa dijadikan tempat memadu asmara. Biasanya mereka bergumal di balik semak-semak atau di sekitar reruntuhan gedung.

“Noh, biasanya di gedung yang itu (menunjuk bangunan belum jadi). Coba saja ke sana, biasanya jam segini nih,” katanya sembari tertawa.

Eman mengaku kerap melaporkan aksi mesum itu kepada petugas di pos Wisma Atlet. Namun sampai sekarang belum pernah ada yang tertangkap. Termasuk pencuri besi-besi di bangunan setengah jadi itu.(red/arta/aharja/cu/KRU)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id