Akad Nikah Rusuh, Keluarga Pengantin Tawuran Gara-gara Uang Mas Kawin Kurang | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Akad Nikah Rusuh, Keluarga Pengantin Tawuran Gara-gara Uang Mas Kawin Kurang

Foto Akad Nikah Rusuh, Keluarga Pengantin Tawuran Gara-gara Uang Mas Kawin Kurang

Uri.co.id (Akad Nikah Rusuh, Keluarga Pengantin Tawuran Gara-gara Uang Mas Kawin Kurang) , KUALALUMPUR – Insiden memalukan terjadi di acara akad nikah baru-baru ini. Keluarga mempelai terlibat tawuran gara-gara uang mas kawin kurang. Video insiden memalukan tersebut beredar di media sosial.

Parahnya lagi, insiden memalukan tersebut terjadi di Masjid Jamek Al-Khadijiah, Pantai Dalam, Kuala Lumpur, Malaysia. Insiden itu dikabarkan terjadi Sabtu, pekan lalu.

Kerusuhan bermula ketika pengantin pria dan keluarganya akan meninggalkan acara akad nikah di Masjid Jamek Al-Khadijiah. Pria 27 tahun itu pergi karena dilarang keluarga mempelai wanita meneruskan acara akad nikah gara-gara uang mas kawin kurang.

Setelah pengantin pria bersama keluarganya beranjak dari tempat duduk dan keluar dari masjid, keluarga mempelai wanita mengamuk. Mereka memukul mempelai pria.

Akibatnya, saling serang pun terjadi di halaman masjid. Keluarga mempelai pria dan mempelai wanita tawuran. Mereka saling kejar, saling melempar dengan batu dan saling pukul.

Seperti diberitakan laman mynewshub.cc yang mengutif koran lokal, insiden memalukan itu bermula saat mempelai pria tidak bisa memenuhi janjinya membawa uang hantaran atau mas kawin sebanyak RM15.000 (Rp50 juta), seperti yang telah disepakati sebelumnya.

Pria yang bekerja sebagai satpam itu hanya berpenghasilan RM1.500 (Rp 5 juta) per bulan. Namun dia mengatakan setuju akan membawa uang hantaran RM15.000 (Rp 50 juta) seperti yang ditetapkan keluarga pengantin wanita ketika lamaran pada Januari lalu.

“Ketika melamar pihak pria bersedia membawa RM7.500 (Rp 25 juta) sebagai uang hantaran namun pihak perempuan minta RM15.000 (Rp 50 juta)”.

“Pengantin pria setuju. Namun meminta agar uang hantaran tersebut diangsur, yaitu sebanyak RM10.000 sebelum pernikahan dan sisanya lagi RM5,000 dibayar setelah acara,” ujar salah satu sumber.

Sumber itu menambahkan, pengantin pria sudah mengangsur RM10,000 sebelum pernikahan berlangsung, namun akibat gagal menyerahkan sisanya yang RM5,000 keluarga pengantin perempuan tidak mengizinkan akad nikah dilanjutkan.

“Tidak terima dengan permintaan itu, pengantin pria bersama keluarganya memutuskan untuk meninggalkan acara akad nikah sebelum dia dipukul oleh seorang anggota keluarga pengantin perempuan,” katanya lagi.

Berikut ini video tawuran keluarga pengantin pria dan pengantin wanita di acara akad nikah di Jamek Al-Khadijiah, Kuala Lumpur, Malaysia.

(red/udha/anggala/utri/YMP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id