Pelantikan Ratusan Kepsek di Tempat Pembuangan Sampah Pelecehan Profesi Guru | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Pelantikan Ratusan Kepsek di Tempat Pembuangan Sampah Pelecehan Profesi Guru

Foto Pelantikan Ratusan Kepsek di Tempat Pembuangan Sampah Pelecehan Profesi Guru

Uri.co.id (Pelantikan Ratusan Kepsek di Tempat Pembuangan Sampah Pelecehan Profesi Guru) , MAKASSAR – Pelantikan ratusan kepala sekolah (kepsek) SD, SMP dan SMA di tempat pembuangan sampah dianggap sebagai bentuk pelecehan terhadap profesi guru.

Hal tersebut dikatakan Ketua Gerakan Anti-Korupsi (Gerak) Makassar Rais Rahman saat menanggapi pelantikan ratusan kepsek di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Antang, Kota Makassar, Rabu (30/3/2016).

Menurut Rais, tidak selayaknya kepsek di lantik di tempat pembuangan sampah. Sebab, guru adalah profesi mulia, sehingga tidak sepantasnya direndahkan.

“Belum lagi secara simbol guru atau kepala sekolah itu adalah simbol mulia, sedangkan sampah adalah simbol keburukan. Ini secara simbol adalah sebuah pelecehan terhadap profesi guru,” ujar Rais Rahman.

Padahal, ada tempat ruang pola atau tempat lain yang representatif. “Anggaran pasti jauh lebih mahal karena selain sterilisasi tempat, juga mobilisasi sound system, biaya makanan dan lain sebagainya. Belum lagi penyakit yang akan menyerang. Dimana nalarnya,” ujar Rais.

Sementara itu, salah seorang peserta lelang kepsek yang tidak lulus mengucapkan syukur dirinya tidak lulus karena terhindar dari pelantikan di tempat sampah.

“Lebih baik saya tidak menduduki jabatan jika hanya dilantik di tempat sampah. Ini pelecehan,” ujar salah seorang guru peserta lelang kepsek Makassar yang nama dan tempat tugasnya ogah dimediakan.

Sebagaimana diberitakan, Walikota Makassar Danny Pomanto melantik ratusan kepsek di lokasi yang sangat tidak biasa, yakni tempat pembuangan sampah.

Akibatnya, seorang anggota DPRD Makassar yang mengikuti pelantikan tersebut sempat pingsan gara-gara tak kuat mencium bau busuk yang menyengat.(red/atya/estiani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id