Menteri Susi Ditegur Disebut Intervensi Pengusaha, Ini Tanggapan JK | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Menteri Susi Ditegur Disebut Intervensi Pengusaha, Ini Tanggapan JK

Foto Menteri Susi Ditegur Disebut Intervensi Pengusaha, Ini Tanggapan JK

Uri.co.id (Menteri Susi Ditegur Disebut Intervensi Pengusaha, Ini Tanggapan JK) , JAKARTA – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti ditegur Wakil Presiden Jusuf Kalla soal moratorium, pelarangan transhipment dan pengaturan sertifikasi kapal.

Teguran itu dinilai sejumlah kalangan sebagai pesanan pengusaha kepada Wapres JK.

Namun hal itu dibantah JK. Juru Bicara Wakil Presiden Jusuf Kalla, Husain Abdullah seperti dikutip Kompas.com menegaskan, surat Wapres ke Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti bukan pesanan pengusaha.

“(Isi surat itu) Ril fakta lapangan,” ujar Husein di Jakarta, Rabu (30/3/2016).

Ia menuturkan, Wapres Kalla mendukung penuh pemberantasan illlegal fishing yang dilakukan oleh Menteri Susi.

Namun, dalam implementasi kebijakan itu ada berbagai hal yang harus dievaluasi.

Bahkan saat pertemuan enam mata antara Presiden Jokowi, Wapres Kalla, dan Menteri Susi, terungkap jika Presiden sudah pernah meminta ada evaluasi kebijakan di sektor kelautan dan perikanan.

“Saat itu Pak JK melaporkan (ke Presiden) kondisi lapangan industri perikanan RI yang mati suri. Dan Pak JK menyampaikan mendukung pemberantasan illegal fishing tetapi perlu mencari solusi atas akses negatif yg muncul, karena itu kebijakan tersebut perlu dievaluasi,” kata Husain.
JK menegur Susi mengenai kebijakan moratorium, pelarangan transhipment dan pengaturan sertifikasi kapal telah mengakibatkan ribuan nelayan yang besar baik eks asing atau milik nasional tidak dapat berlayar dan menangkap ikan.

Akibatnya, hasil produksi dan ekspor ikan sangat menurun.

Selain itu, terjadi pula pengangguran pekerja di kapal dan pabrik pengolahan serta coldstorage. Kalla mencontohkan di Ambon, produksi hanya 30 persen dari kapasitas.

(red/irin/iechtiana/RL)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id