Keluarga Remaja Hamil yang Tewas Terbakar Tuntut Keadilan | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Keluarga Remaja Hamil yang Tewas Terbakar Tuntut Keadilan

Keluarga Remaja Hamil yang Tewas Terbakar Tuntut Keadilan
Foto Keluarga Remaja Hamil yang Tewas Terbakar Tuntut Keadilan

KABUL – Malang benar nasib Zahra, remaja 14 tahun asal Afghanistan. Sejak berusia sekira 11 tahun, dirinya menjadi objek perdagangan oleh keluarganya. Kala itu ibunya dalam kondisi lumpuh dan ayahnya memutuskan menikah lagi. Zahra pun dijadikan mahar pernikahan ayah dan ibu tirinya.

Sampai dua tahun kemudian, ketika gadis periang tersebut duduk di bangku kelas VI, Zahra dinikahkan dengan pria tua di desanya. Usia pria itu sekira 65 tahun, sementara Zahra masih di bawah umur. Tapi apa daya, lahir di keluarga miskin seolah tak memberinya pilihan lain. Dia harus menikah dengan pria tua tersebut demi menebus kesalahan saudara laki-lakinya.

Penderitaan Zahra terus berlanjut. Pada usianya yang masih belia, 14 tahun, ia hamil. Dalam keadaan sekrusial itu, keluarga suaminya memaksa dia bekerja di ladang opium. Ketika menolak, pukulan demi pukulan mendarat di tubuhnya.

Lalu kabar duka tersebut datang. Akibat sejumlah konflik yang tak terselesaikan di antara Zahra dan ipar-iparnya, dia pun dibakar hidup-hidup. Ayahnya, Mohammad Azam (45), meyakini keluarga suami putrinyalah penyebab semua itu. Mereka membakarnya untuk menghilangkan jejak kejahatan mereka kepadanya.

Sementara keluarga suami Zahra berkelit bahwa kejadian nahas yang dialami korban adalah buah aksinya sendiri. Kematiannya tak lain akibat membakar diri sendiri. (Sil)

(uri/atya/estiani/SF)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id