Amankah Penggunaan Pelumas saat Bercinta? | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Amankah Penggunaan Pelumas saat Bercinta?

Amankah Penggunaan Pelumas saat Bercinta?
Foto Amankah Penggunaan Pelumas saat Bercinta?

JAKARTA – Berhubungan intim yang nikmat dan nyaman merupakan dambaan bagi semua pasangan suami istri. Pasangan biasa menemui sebuah kendala dalam mencapai hubungan intim yang didampakan yaitu kondisi dimana kurangnya pelumas dari organ intim wanita (vagina).

Nah boykepers, di zaman yang maju ini tentunya sudah tidak asing lagi bagi kalian mendengar yang namanya lubrikasi atau gel pelicin. Untuk orang zaman dulu memang hal ini masih sangat jarang dikarenakan masih sedikit sekali produsen yang memproduksi gel tersebut.

Lalu apakah aman untuk menggunakan pelumas sebagai pendukung dalam berhubungan intim?

Sebelum berlanjut kepada keamanan dari pelumas itu sendiri, disini Boykepedia akan menjelaskan mengenai sebenarnya apa sih itu pelumas itu. Pelumas (pelumas atau gel pelicin) merupakan sebuah cairan khusus yang digunakan untuk melicinkan baik terutama bagi mereka yang memang mengalami kekurangan pelumas alami dalam organ intim wanita.

Pelumas sendiri juga terdiri dari beberapa bahan baku, tetapi biasanya sebagian besar memiliki bahan baku air. Pelumas ini bisa memilki kadar bahan baku yang paling ringan sehingga mudah dibersihkan setelah berhubungan intim. Pelumas ini kurang cocok untuk digunakan pada waktu berhubungan intim yang lama karena mudah menguap dan cepat kering.

Pelumas selanjutnya adalah yang berbahan dasar minyak. Banyak yang bilang pelumas ini merupakan pelumas terbaik untuk hubungan intim tahan lama. Sayangnya pelumas ini memiliki bahan yang dapat merobek kondom dengan mudah.

Selanjutnya adalah pelumas berjenis bahan silicon, biasanya pelumas ini terdiri dari beberapa jenis dan diantaranya adalah berbahan water-solube (mudah larut dalam air). Bahan jenis ini hampir sama dengan minyak pelumas karena bisa bertahan lama, dan positifnya adalah jika pelumas silikon ini berbahan water-solube (mudah larut) sehingga mudah juga untuk dibersihkan setelah berhubungan intim.

Nah boykepers perlu tidaknya menggunakan pelumas sebenarnya kembali kepada pasangan masing-masing. Biasanya yang menggunakan pelumas adalah pasangan yang dimana sang wanitanya sulit untuk mengeluarkan pelumas alami dari organ intimnya.

Atau jika wanita tersebut memiliki kadar estrogen yang menurun seperti saat setelah hamil dan menyusui, merokok, penyakit imunitas, terapi pada kanker, dan setelah melakukan prosedur pengangkatan ovarium.

Penggunaan pelumas juga diperuntukan bagi mereka yang ingin quickie sex dimana hubungan intim terjadi dengan waktu yang singkat dengan foreplay yang minim. Sebelum menggunakan pelumas, Boykepedia sarankan untuk komunikasikan dahulu dengan pasangan. (amr)

(uri/chsan/mrald/lamsyah/IEA)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id