APBD Kaltim 2016 Diprediksi Berkurang hingga Rp 3,6 Triliun | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

APBD Kaltim 2016 Diprediksi Berkurang hingga Rp 3,6 Triliun

APBD Kaltim 2016 Diprediksi Berkurang hingga Rp 3,6 Triliun
Foto APBD Kaltim 2016 Diprediksi Berkurang hingga Rp 3,6 Triliun

URI.co.id, SAMARINDA – Rapat pembahasan anggaran antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Kaltim dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Provinsi Kaltim, membahas pendapatan asli daerah.

Hasil pembahasan terungkap total dana penerimaan APBD Kaltim 2016 diprediksikan menurun sampai Rp 3,6 triliun.

Rapat yang digelar secara tertutup di Lantai 6 Gedung D DPRDKaltim, selama tiga jam lebih.

Sekretaris Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Provinsi Kaltim, Busriansyah mengatakan, rapat memaparkan penerimaan daerah. Untuk penerimaan daerah pada Januari sampai Juni 2016, sekitar Rp 3,6 triliun.

“Total penerimaan daerah di APBD murni 2016 itu 11.096 miliar. Tadi dalam pembahasan menjadi Rp 9.329 miliar. Ada penurunan sekitar Rp 3,6 triliun,” kata Busriansyah yang didampingi Kabid Dana Perimbangan Daearah Dispenda Kaltim, usai rapat tertutup di lantai 6 Gedung D DPRDKaltim, Jalan Teuku Umar, Samarinda, Selasa (19/7/2016).

Ia menjelaskan, jumlah penerimaan daerah itu masih ada dalam pembahasan. Misalnya Dana Bagi Hasil, kata dia baru 50 persen diterima dari pusat ke daerah.

Disinggung penurunan penerimaan daerah, Busriansyah menjelaskan, bahwa ada beberapa faktor penerimaan pajak daerah yang menurun seperti pajak kendaraan bermotor dan BBM.

“Antara lain faktor menurunnya pajak daerah dari pajak kendaraan bermotor, pajak BBM untuk angkutan batu bara. Bahkan perusahaan batu bara sudah banyak yang tidak beroperasi dan bahkan tutup,” ujar dia.

Rapat pembahasan anggaran dipimpin Dody Rondobuwu dan Henry Pailan dan anggota Banggar serta Faturrahman dan TAPD Pemprov Kaltim. (bud)

(uri/sthi/aharani/EM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id