Crot! Percikan Sperma Dokter Kena Wajah Pasien Wanita | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Crot! Percikan Sperma Dokter Kena Wajah Pasien Wanita

Foto Crot! Percikan Sperma Dokter Kena Wajah Pasien Wanita

Uri.co.id (Crot! Percikan Sperma Dokter Kena Wajah Pasien Wanita) , NEW YORK – Crot! Percikan sperma dokter rumah sakit mengenai wajah pasien wanita. Kasus itu pun berbuntut panjang. Sang dokter dilaporkan ke polisi karena dianggap melakukan pelecehan seksual.

Peristiwa itu terjadi di rumah sakit ternama di New York Amerika Serikat (AS), tepatnya di rumah sakit Mount Sinai. Sperma dokter Rumah Sakit bernama David Newman (45) muncrat ke wajah pasiennya saat melakukan onani.

Kejaidan itu bermula ketika dokter David Newman sedang menangani pasien wanita muda berusia 22 tahun. Entah disengaja atau tidak, sperma dokter justru tumpah di wajah pasien wanita muda tersebut.

Tak terima perlakuan dokter, wanita muda itu akhirnya melaporkan kejadian itu ke polisi. Atas laporan tersebut, sang dokter ditangkap dan kini menjalani sidang di pengadilan.

Pihak rumah sakit telah memberikan pernyataan terkait insiden menjijikkan tersebut. Menurut keterangan rumah sakit, dokter Newman dilarang menangani pasien selama proses pengadilan berlangsung.

“Kami menyadari dugaan yang telah dilakukan salah satu dokter kami. Kasus ini sedang selidiki. Kami bekerja sama dengan pihak berwenang,” demikian pernyataan pihak rumah sakit, seperti dikutip dari Mirror.

“Ini masalah serius bagi kami. Kami sedang melakukan investigasi internal untuk mengungakpnya,” tandasnya.

Di pengadilan, dokter Newman dituduh melakukan pelecehan seksual kepada beberapa pasien wanita muda. Namun, dokter Newman membantah sengaja menumpahkan spermanya di wajah pasiennya.

Dokter unit gawat darurat (UGD) tersebut mengklaim, air maninya muncrat ke wajah pasiennya secara tidak sengaja.

Dokter Newman mengatakan, dia melakukan mastrubasi di ruangan lain sebelum mengobati pasien. Sperma yang tumpah di wajah pasien wanita hanya sisa dan hal itu menurutnya tidak disengaja.

Menurut dokumen pengadilan, sperma Newman muncrat di wajah pasien berusia 22 tahun. Selain itu, spermanya juga menetes di selimut pasien wanita muda tersebut.

Dalam wawancara polisi pada tanggal 12 Januari 2016 lalu, Newman menjelaskan kepada petugas soal insiden memalukan tersebut.

”Saya malu karena saya (onani) di lounge, dan itu mungkin sisa ejakulasi di tangan yang terkena selimut (pasien) wanita. Sperma mungkin juga berpindah dari tangan saya ke wajahnya selama saya merawat dia,” ujar dokter Newman.

”Saya tidak menyangka ini terjadi. Penjelasan saya tidak masuk akal. Apakah dia menyatakan bahwa saya memperkosanya?,” kata dokter Newman.

Sementara pasien wanita muda yang ditangani dokter Newman mengatakan kepada polisi bahwa dia dibius dengan morfin setelah tiba di rumah sakit karena mengalami cedera bahu.

Dari hasil tes DNA, sperma dokter Newman dengan cairan yang tumpah di wajah pasien wanita muda tersebut cocok. Polisi memastikan, cairan di wajah pasien wanita merupakan sperma dokter Newman.

”Newman menyalahgunakan hak istimewanya sebagai dokter dan memperdaya orang muda, rentan, perempuan minoritas,” ujar Jaksa Eun-Ha Kim dalam sidang di Mahkamah Agung di Manhattan.

Dokter Newman yang merupakan veteran perang Irak dituduh melakukan pelecehan seksual kepada beberapa pasien wanita berusia 18-29 tahun. Pelecerhan seksual dilakukan antara Agustus 2015 hingga Januari 2016.

“Pelecehan seksual terjadi kepada para pasien wanita saat menjalani perawatan di rumah sakit Manhattan. Mereka ditangani dokter Newman karena menderita sakit kepala, pilek dan ruam,” tandas jaksa.(red/wi/urdaningsih/DM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id