Setelah Divonis Mati, Dua Bos Sabu di Aceh Kembali Dihukum 5 Tahun Penjara Atas Kasus Pencucian Uang | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Setelah Divonis Mati, Dua Bos Sabu di Aceh Kembali Dihukum 5 Tahun Penjara Atas Kasus Pencucian Uang

Setelah Divonis Mati, Dua Bos Sabu di Aceh Kembali Dihukum 5 Tahun Penjara Atas Kasus Pencucian Uang
Foto Setelah Divonis Mati, Dua Bos Sabu di Aceh Kembali Dihukum 5 Tahun Penjara Atas Kasus Pencucian Uang

URI.co.id, BANDA ACEH – Abdullah dan Hamdani yang sebelumnya divonis mati atas kepemilikan sabu-sabu seberat 78 kilo gram kembali di vonis atas kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dari hasil pembelian narkoba di Pengadilan Negeri Banda Aceh, Senin (18/7/2016).

Keduanya divonis 5 tahun penjara dan denda Rp 5 miliar subsider enam bulan kurungan.

Vonis tersebut lebih ringan dari tuntutan jaksa penuntut umum Kejari Idi, 18 tahun penjara.

Majelis hakim Pengadilan Negeri Banda Aceh yang diketuai Syamsul Qamar dibantu dua hakim anggota Eddy dan Eliyurita menyatakan kedua terdakwa terbukti melakukan TPPU dari hasil pembelian narkoba seberat 78 kilo gram.

Hakim juga merampas beberapa sertifikat tanah dan mobil CRV serta uang tunai Rp 826 juta milik Abdullah untuk dikembalikan kepada negara.

Sementara harta milik Hamdani yang dirampas hanya mobil Nissan Juke dikembalikan kepada pemiliknya atas nama Hairuddin R dan uang tunai Rp 966 juta yang dirampas

 Penulis: Masrizal Bin Zairi

(uri/itra/istya/ini/CLR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id