Tiga Alasan Umum Mengapa Mobil MPV Tetap Laris di Pasar Otomotif | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Tiga Alasan Umum Mengapa Mobil MPV Tetap Laris di Pasar Otomotif

Tiga Alasan Umum Mengapa Mobil MPV Tetap Laris di Pasar Otomotif
Foto Tiga Alasan Umum Mengapa Mobil MPV Tetap Laris di Pasar Otomotif

URI.co.id – Dari sekian banyak kelas mobil yang tercatat didalam laporan data penjualan Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), rupanya ada satu segmen yang terus ‘abadi’ mendominasi peta pertumbuhan otomotif Indonesia. Yakni Multi Purpose Vehicle (MPV). Rupanya setelah diperhatikan secara sederhana terdapat beberapa faktor yang menyebabkan tren ini terus lestari hingga kini, seperti kemampuan daya tampung kabinnya yang memadai, banyaknya pilihan dan besaran pajak yang lebih ramah.

Diawali dengan kemampuan akomodasi kabinnya yang bisa membawa 7-penumpang. Berpergian bersama-sama dengan anggota keluarga atau kerabat merupakan kebiasaan orang Indonesia untuk menghabiskan waktu bersama atau menikmati liburan, sehingga salah satu penentu membeli mobil adalah berapa kapasitas kabinnya. Tidak heran poin ini selalu jadi ‘magnet’ bagi para agen pemegang merek ketika meluncurkan mobil MPV terbarunya.

Faktor berikutnya ialah banyaknya varian pilihan yang ada. Tercatat ada tiga kategori MPV di pasar otomotif Indonesia yakni Low MPV, MPV dan Upper MPV. Perbedaan ketiganya terdapat pada dimensi bodi, spesifikasi mesin yang digunakan dan kemewahan yang melengkapinya. Yang menjadi menariknya, dari tiga kategori tersebut, rupanya ada empat model dari Low MPV yang masuk ke dalam daftar 10 mobil terlaris di Indonesia yakni Toyota Avanza, Honda Mobilio, Daihatsu Xenia dan Suzuki Ertiga.

Sedangkan dari MPV yang masuk ke list tersebut hanya satu model yakni Toyota All New Kijang Innova. Hal ini tidak mengherankan mengingat dari market share MPV, sebesar 78 persen porsinya disumbangkan oleh Low MPV, 20 persen dari MPV dan sisanya Upper MPV.

Nah alasan berikutnya lebih mengacu kepada harga mobil. Dibandingkan dengan segmen mobil Sedan atau Sport Utility Vehicle (SUV), banderol MPV lebih terjangkau. Musababnya, kebijakan besaran nilai pajak barang mewah yang berlaku untuk nya lebih kompetitif dibandingkan dengan sedan yang hanya memuat 5 penumpang dan SUV yang bisa membawa 7-penumpang namun nominalnya sedikit lebih tinggi. Karena aspek harga masih menjadi krusial bagi konsumen Indonesia, maka mereka memasukkan poin ini sebagai pertimbangan utama kedua setelah daya akomodasi saat melakukan pembelian mobil baru ataupun mobil bekas.

Dengan tiga alasan ini, maka eksistensi dari tren mobil MPV tetap akan terjaga, walaupun beberapa produsen pada tahun 2016 ini banyak menggelontorkan line-up terbarunya dalam wujud SUV.

(uri/udha/anggala/utri/YMP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id