TrueMoney Hadirkan E-Money Syariah, MUI Setuju | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

TrueMoney Hadirkan E-Money Syariah, MUI Setuju

Foto TrueMoney Hadirkan E-Money Syariah, MUI Setuju

Uri.co.id (TrueMoney Hadirkan E-Money Syariah, MUI Setuju) , JAKARTA – Setelah mendapat persetujuan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), PT Witami Tunai Mandiri (Witami) meluncurkan Elektronik money (e-Money) atau uang elektronik Syariah.

Chief Executive Officer TrueMoney Witami Joedi Wisuda mengungkapkan, saat ini TrueMoney telah hadir di enam negara diantaranya Thailand, Vietnam, Kamboja, Myanmar, Filipina, dan Indonesia.

“Di Indonesia produk eMoney ini dinamakan TrueMoney Witami dan berada di bawah PT Witami Tunai Mandiri dengan dukungan seribu agen. Sebentar lagi TrueMoney akan ekspansi ke Malaysia dan Singapura,” ungkap Joedi.

“TrueMoney menjadi uang elektronik pertama di Indonesia yang mengantongi sertifikat ini. Kalau ada produk sejenis menggunakan Syariah, kami belum berikan sertifikat. Kalau TrueMoney kami sudah audit dan semua sudah memenuhi unsur syariah,” ungkap Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia, KH. Ma’ruf Amin usai menyerahkan sertifikat kepada Komisaris TrueMoney Witami Habib Helmi Baharum di Jakarta, Senin (28/3/2015).

Menurut Joedi, TrueMoney sejak tahun lalu di Indonesia memberikan layanan  pembelian pulsa dan PPOB, pembayaran tur dan travel, transfer dana, serta tarik tunai,

TrueMoney Witami berencana bekerjasama dengan lembaga remiten luar negeri guna menjaring pengguna uang elektronik di negara Asia Tenggara untuk penyelenggaraan transfer uang dan tarik tunai ke semua bank komersil dan Kantor Pos Indonesia.

“Dalam rangka mendorong pengembangan sektor Ekonomi Syariah di Indonesia,  Witami Tunai Mandiri berfokus untuk membantu program pemerintah dengan membuat terobosan baru untuk mengembangkan potensi bisnis Syariah di dalam negeri, melalui pengelolaan dana-dana keagamaan secara lebih produktif dan profesional,” katanya.

Berbekal sertifikat syariah, TrueMoney Witami berencana untuk mengembangkan fasilitas pembayaran di lingkungan komunitas muslim di Indonesia, seperti pondok pesantren, sekolah islam, masjid, dan Koperasi Syariah atau Baitul Maal Wat Tamwil (BMT), serta produk-produk halal dengan kerjasama bersama LLPOM MUI.(red/ayu/ermawan/BH)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id