Jangan Resign jika Mengalami Enam Hal Ini | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Jangan Resign jika Mengalami Enam Hal Ini

Jangan Resign jika Mengalami Enam Hal Ini
Foto Jangan Resign jika Mengalami Enam Hal Ini

TERDAPAT banyak alasan mengapa Anda jangan terburu-buru resign, semakin dipikirkan maka semakin kuat pula niat tersebut. Tapi sebelum mengundurkan diri, yakinkan Anda agar tidak membuat keputusan terlalu cepat atau yang hanya berdasar emosi sesaat. Namun jika alasan Anda ada di dalam daftar ini, coba pertimbangkan lagi keputusan Anda resign?

1. Terlalu banyak pekerjaan

Ketika Anda terus dibebankan tugas sampai memiliki efek negatif pada waktu dan kesehatan, maka wajar ingin resign. Walau begitu, ketahuilah kalau di pekerjaan baru Anda, kemungkinan besar Anda akan mengalami hal yang sama. Kuncinya di sini adalah komunikasi. Anda boleh saja menolak tugas yang tiada henti dilimpahkan pada Anda asal Anda tahu cara mengkomunikasikannya dengan baik.

2. Anda bosan

Apapun yang Anda lakukan, jika itu adalah pekerjaan impian Anda, lazim sesekali Anda merasa bosan. Kebosanan bahkan punya keuntungan tersendiri untuk karier Anda. Tentu tidak setiap hari Anda merasa frustrasi karena kebosanan, Mungkin saja kebetulan proyek saat ini tidak sesuai dengan minat Anda atau tidak cukup menantang. Jika begitu, coba minta tanggung jawab lebih atau lirik peluang untuk promosi.

3. Drama kantor

Serangan gosip dan konflik dengan kolega mungkin membuat Anda mulai gerah dan melirik pintu keluar. Sudahkah Anda bicara dengan pihak HR atau atasan mengenai hal ini? Banyak perusahaan yang punya kebijakan yang secara spesifik mengatasi konflik antar kolega.

4. Tidak cocok dengan bos

Jujur saja, bos yang sempurna memang bagaikan hewan langka yang sulit ditemukan. Ingat saja kalau Anda tidak bisa mengontrol perlakuan orang lain pada Anda, tapi Anda bisa mengontrol respon Anda terhadap perlakuan tersebut. Ambil saja hikmahnya bekerja dengan bos yang menyebalkan. Anda bisa belajar soal kemampuannya networking atau gaya kepemimpinan yang unik darinya.

5. Ada tawaran dengan gaji lebih besar

Gaji besar adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keputusan karier seseorang, tapi jangan jadikan tawaran luar biasa sebagai satu-satunya panduan Anda. Ada banyak aspek lain yang sama atau bahkan lebih penting, seperti kecocokan budaya, kesempatan belajar, dan lainnya.

6. Ditekan teman atau keluarga

Jika Anda sendiri tidak bermasalah dengan pekerjaan saat ini, mengapa harus keluar? Ketidakbahagiaan Anda di tempat kerja yang tidak Anda sukai juga dapat mengacaukan keseimbangan antara work dan personal life bila tekanan yang Anda rasakan terbawa sampai ke rumah. Ambil keputusan untuk keluar hanya jika Anda sendiri sudah 100% yakin dan bukan hanya karena tekanan dari orang sekitar. (FHM)

(uri/ngga/ndrawan/AI)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id