Dua PNS Hilang Ditemukan Tewas di Mobil | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Dua PNS Hilang Ditemukan Tewas di Mobil

Foto Dua PNS Hilang Ditemukan Tewas di Mobil

Uri.co.id (Dua PNS Hilang Ditemukan Tewas di Mobil) , BUNTOK – Dua pegawai negeri sipil (PNS) di Kantor Bappeda Kabupaten Barito Selatan, bernama Fransiskus (35) dan Han Januardy (26) alias Han menghilang sejak Rabu (23/3) dinihari. Setelah dilakukan pencarian, dua PNS itu ditemukan tewas di dalam mobil, Kamis malam (24/3).

Dua PNS yang semula berencana ke Palangka Raya untuk mengikuti Diklat tersebut ditemukan tewas dalam mobil Avanza dengan nopol DA 86663 AR yang mereka tumpangi dari Buntok.

Mobil dan dua PNS tersebut ditemukan aparat Polres Barito Selatan dan Polda Kalteng saat melakukan penelusuran ruas jalan Palangka Raya – Buntok.

“Saat ditemukan, keduanya sudah dalam kondisi tidak bernyawa di dalam mobil yang ditemukan anggota di wilayah Desa Lungkuh Layang Kecamatan Timpah Kabupaten Pulang Pisau,” ujar Kapolres Barito Selatan AKBP Sukron, Jumat (25/3).

Menurut Sukron, pihaknya belum bisa memastikan penyebab tewasnya kedua orang PNS tersebut, apakah karena murni kecelakaan atau ada sebab lain.

“Namun sementara dugaannya kecelakaan. Tetapi kami masih menyelidiki dan akan bekerja sama dengan pihak Polres Kapuas untuk mengetahui penyebab tewasnya dua korban ini,” imbuh Sukron.

Dua PNS itu berangkat dari Buntok pada Rabu (23/3) sekitar pukul 04.00WIB dini hari menuju kota Palangka Raya.

Namun hingga Kamis malam, keduanya tak hadir di kegiatan yang semestinya mereka ikuti. Handphone keduanya pun tidak satu pun yang bisa dihubungi karena tidak aktif.

Hilangnya kontak kedua PNS ini pertama kali diketahui ketika panitia kegiatan menghubungi pihak Bappeda Barsel, Rabu (23/3) siang dan mempertanyakan ketidakhadiran perwakilan kabupaten tersebut.

Sekretaris Bappeda Barsel, Drs Sukadi, dikonfirmasi Kalteng Pos, Kamis (24/3) sore  membenarkan jika keduanya ditugaskan untuk mengikuti diklat di Kota Palangka Raya dan berangkat Rabu (23/3) pagi.

“Benar Fransiskus dan Aan ditugaskan untuk mengikuti diklat di Kota Palangka Raya,” ujarnya.(red/wi/urdaningsih/DM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id