Janin Siswi SMA Dijadikan Tumbal Pesugihan untuk Harta Rp 5 Miliar | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Janin Siswi SMA Dijadikan Tumbal Pesugihan untuk Harta Rp 5 Miliar

Foto Janin Siswi SMA Dijadikan Tumbal Pesugihan untuk Harta Rp 5 Miliar

Uri.co.id (Janin Siswi SMA Dijadikan Tumbal Pesugihan untuk Harta Rp 5 Miliar) , LAMPUNG – Janin siswi SMA di Lampung dijadikan tumbal pesugihan untuk mendapatkan harta dari alam gaib senilai Rp 5 miliar. Kasus tersebut berhasil dibongkar polisi.

Kasus jual beli janin untuk pesugihan itu bermula dari laporan warga bernama Hamdi. Ia melapor ke polisi karena anaknya berinisial RR (16) kabur dari rumah.

Kepada polisi, Hamdi mengaku anaknya yang masih pelajar SMA di Bandar Lampung dibawa kabur oleh seseorang. Siswi SMA itu telah meninggalkan rumah selama 5 hari tanpa ada kabar.

Setelah mendapat laporan dari warga, polisi kemudian melakukan penyelidikan. Ternyata, RR dibawa tersangka Armedi ke Jawa Tengah.
Saat itu, korban diketahui tengah hamil muda. Siswi SMA tersebut hamil di luar nikah.

Kabid Humas Polda Lampung AKBP Sulistyaningsih mengatakan, korban meminta tolong kepada Armedi untuk menunjukkan lokasi menggugurkan kandungan. Armedi yang merupakan sopir di terminal Rajabasa akhirnya membawa RR ke Jawa Tengah.

“Pelaku membawa korban ke Purwodadi,” ujar Sulistyaningsih kepada wartawan, Rabu (23/3/2016) lalu.

Polisi kemudian dilakukan penggerebekan. Korban RR diamankan, sedangkan Armedi ditangkap.

Kepada polisi, Armedi menyebut 6 tersangka lain yang terlibat dalam sindikat jual beli janin, yakni Saleh (42) warga Demak, Teguh (51) warga Grobogan, Sri (59) warga Grobogan, Mantri (45) warga Bandung Barat, Harno (57) warga Grobogan, dan Utomo (50) warga Pandeglang.

“Penangkapan dilakukan di sejumlah lokasi di Jawa Tengah. Pengakuan tersangka, mereka ini jaringan jual beli janin untuk dijadikan tumbal pesugihan,” tambah Sulistyaningsih.

Tersangka jual beli janin ini merupakan jaringan antar provinsi. Polisi menyita barang bukti berupa aneka macam bunga setaman, piranti pesugihan berupa keris 3 pucuk, jimat, dan uang receh.

Selain itu, polisi juga menyita satu unti mobil Suzuki Ertiga dan satu unit toyota kijang, 13 ponsel dan dompet berisi uang Rp 5 juta.

Selain menangkap 7 tersangka, polisi juga telah mengamankan 2 orang korban, yakni RR siswi SMA kelas 1, warga Bandar Lampung dan seorang perempuan muda asal Pandeglang, Banten.

Kepada polisi, cewek hamil di luar nikah ini mengaku diiming-imingi imbalan Rp 5 juta untuk janin yang akan digunakan sebagai tumbal ritual pesugihan.

Ritual pesugihan ini dilakukan untuk mengambil harta senilai Rp 5 miliar dari alam gaib. Ritual pesugihan tersebut dimediasi seorang dukun bernama Tejo alias Jenggot, yang kini masih buron. Uang Rp 5 juta akan diberikan kepada korban setelah harta gaib Rp 5 miliar sudah didapatkan.(red/ngga/ndrawan/AI)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id