23 Wisudawan ITS Raih Predikat Cumlaude | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

23 Wisudawan ITS Raih Predikat Cumlaude

Foto 23 Wisudawan ITS Raih Predikat Cumlaude

Uri.co.id (23 Wisudawan ITS Raih Predikat Cumlaude) , JAKARTA- 23 mahasiswa bidikmisi berhasil lulus dengan predikat cumlaude dalam acara wisuda Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) belum lama ini,.

Penerima bidikmisi yang diwisuda pada kesempatan tersebut adalah 160 mahasiswa. Atas prestasi tersebut, Kepala Biro Akademik, Kemahasiswaan, dan Perencanaan (BAKP), Drs Tri Budi Utama MSM memberikan apresiasi, terutama bagi 23 mahasiswa yang memperoleh cumlaude.

“Saya bangga 23 wisudawan cumlaude ini adalah mahasiswa bidikmisi. Program beasiswa ini bukanlah keterbatasan. Ini bukti mereka masih mampu,”Ungkapnya.

Fakultas Teknologi Industri (FTI) menjadi fakultas dengan mahasiswa bidikmisi berpredikat cumlaude terbanyak, yakni 10 mahasiswa. Kemudian disusul dengan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) dengan delapan mahasiswa. Sedangkan lima sisanya tersebar di Fakultas Teknologi Sipil dan Perencanaan (FTSP), Fakultas Teknologi Kelautan (FTK), dan Fakultas Teknologi Informasi (FTIf).

“Program bidikmisi memberi motivasi,” ujar salah satu mahasiswa berpredikat cumlaude, Setyo Budi Kurniawan, disitat dari laman ITS, Kamis (24/3/2016).

Budi merupakan mahasiswa FTSP dari jurusan Teknik Lingkungan yang memperoleh IPK 3,67. Adapun untuk wisudawan bidikmisi dengan IPK tertinggi diraih oleh Nur Fajriyah dari FMIPA Jurusan Statistika.

Puas dengan program pemerintah tersebut, Budi memutuskan lanjut S-2 melalui beasiswa Lembaga Pengembangan Dana Pendidikan (LPDP) untuk afirmasi sebanyak 20 persen. Beasiswa afirmasi adalah tawaran baru dari LPDP kepada mahasiswa bidikmisi dengan predikat cumlaude yang ingin melanjutkan ke jenjang magister.

“Saya memiliki tugas dan tanggungjawab dari beasiswa yang saya terima. Karena program dari pemerintah ini adalah dana masyarakat juga,” ucap pria yang pernah menjadi asisten dosen itu.

Budi sendiri termasuk mahasiswa yang lulus cepat, yakni hanya membutuhkan waktu tujuh semester. Menurut dia, semakin cepat lulus, kesempatan untuk mengembangkan karier akan lebih terbuka.

“Buat apa berlama-lama kalau bisa cepat, saya jadi punya kesempatan mengembangkan karir dan peluang untuk lanjut jenjang pendidikan lebih besar,” tuturnya.(red/ilal/amadhan/BR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id