Perlambatan Ekonomi, Toyota Thailand Pangkas 800 Pekerja | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Perlambatan Ekonomi, Toyota Thailand Pangkas 800 Pekerja

Foto Perlambatan Ekonomi, Toyota Thailand Pangkas 800 Pekerja

BANGKOK – Perlambatan ekonomi di Thailand berdampak pada sektor automotif, salah satunya yang dialami Toyota. Situasi ini menyebabkan rendahnya volume produksi mobil mereka. Tidak hanya itu, penjualan Toyota untuk pasar domestik dan ekspor juga mengalami penurunan.

Seperti dilaporkan Reuters dan dikutip ulang Paultan, Sabtu (9/7/2016), hal itu berimbas pada rencana Toyota Thailand untuk memangkas 800 pekerja sub-kontraktor. Toyota bahkan telah menawarkan paket pengunduran diri secara sukarela.

Phuphal Samata, president of Toyota Thailand Worker Union, mengatakan, "Tidak ada pembayaran lembur lagi. Banyak pekerja sub-kontraktor yang ingin mencari pekerjaan lain dan mengambil paket kompensasi ini."

Sekarang Toyota Thailand diketahui memiliki 18 ribu pekerja, 40 persen diantaranya adalah sub-kontraktor atau pekerja kontrak.

Pada Januari 2016, Toyota Thailand memperkirakan tahun ini total penjualan mobil domestik akan jatuh 10 pesen menjadi 720 ribu unit. Penjualan mobil di Thailand mengalami penurunan sejak Mei 2013, imbas dari berakhirnya masa berlaku pemberian subsidi mobil pertama oleh pemerintah pada 2012. (ton) (uri/udha/anggala/utri/YMP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id