Ujian Nasional 2016: Peserta ABK Ditemani Guru Pendamping | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Ujian Nasional 2016: Peserta ABK Ditemani Guru Pendamping

Foto Ujian Nasional 2016: Peserta ABK Ditemani Guru Pendamping

Uri.co.id (Ujian Nasional 2016: Peserta ABK Ditemani Guru Pendamping) , WATES- Di Kulonprogo, 53 anak berkebutuhan khusus (ABK) memerlukan pendamping khusus untuk menjadi fasilitator untuk mengikuti Ujian Sekolah (US) dan Ujian Nasional (UN) 2016.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Kulonprogo, Sumarsana mengatakan, 49 orang peserta ABK berasal dari jenjang SD/MI. Sedangkan lainnya adalah siswa SMP/MTs sebanyak tiga orang dan satu orang di jenjang SMA/SMK/MA.

“Kondisinya macam-macam, mulai dari tunarungu, tunadaksa, low vision, hingga hemofilia dan lainnya,” ucap Sumarsana, seperti dilansir Harian Jogja, Selasa (22/3/2016).

Sumarsana memaparkan, setiap ABK akan ditemani oleh seorang guru pendamping khusus selama mengerjakan ujian. Mereka juga sebaiknya ditempatkan di ruang terpisah agar tidak mengganggu peserta lain.

“Keberadaan guru pendamping khusus maupun alat bantu tertentu bisa menarik perhatian peserta lain dan membuat konsentrasi mereka jadi terpecah,” imbuh Sumarsana.

Terpisah, Kepala SMP Negeri 3 Sentolo, Aprilia Dwi Isnaini mengungkapkan, ada tiga ABK yang terdaftar sebagai peserta UN tahun ini, lebih sedikit dibanding 2015 lalu sebanyak empat orang. “Ada dua orang tunadaksa dan satu orang low vision,” ujar Aprilia.

Aprilia menyatakan, setiap anak telah memiliki guru pendamping masing-masing. Selain merancang ruang ujian khusus, sekolah juga menginventarisasi kebutuhan setiap ABK, termasuk pengajuan dispensasi soal dengan ukuran huruf yang lebih besar untuk memfasilitasi penderita low vision.

SMPN 3 Sentolo, kata Aprilia, belum menjadi penyelenggara Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Sebanyak 183 siswa kelas IX akan mengerjakan soal secara reguler, yaitu dengan pengisian lembar jawab komputer.

Selama ini, siswa-siswa dipersiapkan dengan adanya jam pelajaran tambahan dan latihan soal. Para orang tua juga diimbau memberikan pendampingan dan menciptakan suasana kondusif saat anak belajar di rumah.

Saat ini, siswa kelas IX sedang menjalani ujian praktik. Mereka selanjutnya dijadwalkan mengikuti ujian sekolah pada 4-9 April dan UN pada 9-12 Mei mendatang. Aprilia menambahkan, latihan soal bakal lebih intensif pada tiga pekan jelang UN, yaitu khusus mata pelajaran matematika, bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan Ilmu Pengetahuan Alam.

“Senin dan Selasa latihan soal, sedangkan Rabu sampai Sabtu khusus membahas soal-soal yang dikerjakan. Nantinya kami tidak memberikan jam tambahan biar anak tidak kelelahan,” papar Aprilia.(red/adly/achman/SR)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id