Didukung Eros Djarot, Fryda Kembali ke Industri Musik | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Didukung Eros Djarot, Fryda Kembali ke Industri Musik

Foto Didukung Eros Djarot, Fryda Kembali ke Industri Musik

URI.co.id, Jakarta – Sempat menghilang lama dari industri musik Tanah Air, penyanyi cantik asal Semarang, Fryda Lucyana Kurniawati atau yang disapa Fryda akhirnya turun gunung. Kali ini ia beraksi di ranah religi dalam album terbaru garapan musisi senior href=”http://showbiz.URI.co.id/read/2545704/kegelisahan-eros-djarot-berbuah-karya” href=”http://showbiz.URI.co.id/read/2545704/kegelisahan-eros-djarot-berbuah-karya” yang bertajuk Nabiku Cintaku.

"Ya, siapa sih yang enggak mau kerjasama dengan maestro Eros Djarot. Apalagi, kita udah kerjasama dari lama, dari tahun 1995, jadi chemistry-nya udah dapat," ungkap Fryda saat berkunjung ke kantor URI.co.id, SCTV Tower, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Fryda menambahkan, ia juga kagum dengan musikalitas Eros yang semakin berkarakter. Meskipun bermain di ranah religi, Eros tetap mampu menghadirkan warna yang beragam.

"Saya terus terang surprise Mas Eros Djarot sangat kekinian dalam hal musik, liriknya juga bagus sekali, bahkan yang non muslim pun bisa ikut menikmati," tambahnya.

Sedikit kilas balik, pertemuan Eros dan Fryda sendiri dimulai di tahun 1993. Dari momen itulah, Fryda kemudian dibuatkan sebuah album perdana bertajuk Nuansa Rindu (1995). Salah satu lagunya, "Rindu", bahkan telah dinyanyikan ulang oleh penyanyi muda href=”http://showbiz.URI.co.id/read/2545033/ulang-tahun-ke-30-agnez-mo-dapat-kejutan-romantis-dari-kekasih”.

Lalu, apa komentar Eros Djarot soal suara Fryda di album Nabiku Cintaku? "Dia (Fryda) lebih dewasa ya, terus saya rasa dia juga sudah memberikan suara yang terbaik. Mudah-mudahan bisa dinikmati," jawabnya.

Album Nabiku Cintaku berisikan delapan lagu. Di album ini, Fryda kebagian menyanyikan sebuah single berjudul "Rinduku Padamu". "Saya suka liriknya, maknanya bagus sekali," tutup Fryda. (uri/Amin/adani/MM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id