Dipukul Ridwan Kamil, Sopir Angkot Lapor ke Polda Jabar | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Dipukul Ridwan Kamil, Sopir Angkot Lapor ke Polda Jabar

Foto Dipukul Ridwan Kamil, Sopir Angkot Lapor ke Polda Jabar

Uri.co.id (Dipukul Ridwan Kamil, Sopir Angkot Lapor ke Polda Jabar) , BANDUNG – Sopir angkot Taufik Hidayat melaporkan Walikota Bandung Ridwan Kamil ke Polda Jabar. Taufik mengaku dipukul Ridwan Kamil di Alun-Alun Bandung, Jumat (18/3) lalu.

Menurut Taufik, Ridwan Kamil melakukan penganiayaan ketika dia sedang mengangkut penumpang. Saat itu, Ridwan Kamil menghadang mobilnya dan langsung menginterogasi dengan menggunakan bahasa Sunda.

“Pak Wali tanyakan kunci sama surat-surat. Setelah itu, dia nanya, ‘Orang mana kamu?’ Saya bilang asli Bandung tinggal di Padasuka,” ujar Taufik menirukan ucapan Ridwan Kamil.

Dikatakan Taufik, Ridwan Kamil menuding dia bandel karena sudah dilarang, tetapi masih beroperasi. Mendengar pernyataan itu, Taufik mengaku langsung minta maaf.

“Saya bilang maaf, terus dia tampar saya dan bilang, ‘Kamu menantang saya?’. Udah gitu, dia pukul perut saya dua kali sambil bilang, ‘Ayo gelut (berkelahi) sama saya,” tandas Taufik.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono membenarkan laporan Taufik. Menurut Sulistyo, Taufik melaporkan Ridwan Kamil dalam kasus dugaan penganiayaan.

“Menurut keterangan pelapor, kejadiannya bermula saat pelapor sedang menaikan penumpang omprengan di jalur tengah, tiba-tiba RK yang menggunakan sepeda listrik menghampiri pelapor dengan nada kasar lalu menampar 3 kali ke bagian pipi kanan dan kiri, ada pukulan ke bagian perut dua kali juga,” jelas Pudjo kepada wartawan, di Mapolda Jabar, Jalan Soekarno Hatta No.748 Bandung, Minggu (20/3).

Menurut Pudjo, Ridwan Kamil dikenai pasal 351 KUHP dan laporan sudah dibuat untuk diserahkan ke bagian kriminal.

“Saat ini sedang kami telusuri apakah benar Ridwan Kamil yang merupakan Walikota Bandung yang melakukannya atau bukan,” katanya.

Sementara itu, Ridwan Kamil membantah telah menampar sopir angkot bernama Taufik Hidayat sebanyak tiga kali, sehingga sopir tersebut melaporkan Ridwan Kamil kepada polisi.

“Tidak ada pemukulan. Ini ada preman maksa warga masuk mobilnya, kepergok wali kota, mau kabur, saya dadah2 aja gitu?”, ujar Ridwan Kamil dalam akun resminya @ridwankamil, Minggu (20/3).

Ridwan Kamil melontarkan sejumlah twit yang berisi bantahan kalau dia telah menampar sopir angkot tersebut.

Berikut twit Ridwan Kamil terkait kabar menampar seorang sopir angkot:

1. Dia bukan sopir angkot, tapi anggota komplotan pelanggar hukum rutin.

2. Dia mau kabur spt biasa, maka sy cegah”, twit @ridwankamil sekitar pukul 12.00 Wib.

3. Komplotan ini sdh sy ingatkan dgn lisan belasan kali.

4. Sdh dirazia Skogar berkali-kali krn ada oknum aparat jd beking. skg play victim”, ujar @ridwankamil.

“mobil plat hitam, yg ilegal Angkut penumpang sesuka dimana saja. sdh bertahun-tahun melakukan ini”, lanjut twit @ridwankamil.(red/udha/anggala/utri/YMP)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id