Unit Cyber Crime Awasi Ujian Nasional di Jatim | Uri.co.id

Uri.co.id

Menu

Unit Cyber Crime Awasi Ujian Nasional di Jatim

Foto Unit Cyber Crime Awasi Ujian Nasional di Jatim

Uri.co.id (Unit Cyber Crime Awasi Ujian Nasional di Jatim) , SURABAYA- Jajaran Operasional Polda Jatim menerjunkan unit tim Unit Cyber Crime (UCC) untuk Mengantisipasi kerawanan pada penyelenggaraan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) di tingkat SMP/MTs, SMA/MA dan SMK di seluruh Jawa Timur (Jatim).

Tim UCC akan mengintai dan atau mengawal dari kemungkinan adanya tindak kecurangan dalam proses pelaksanaan UNBK.

Kecurangan dalam UNBK yang berbasis IT bisa dikategorikan dalam kejahatan internet, sehingga untuk pengawasannya melibatkan UCC di Ditreskrimsus Polda Jatim.

“Dengan penggunaan basis IT dalam UNBK tahun ini, pengawasannya akan dilakukan dengan basis IT juga,” ujar Kepala Bagian Pembinaan Operasi (Kabag Binops) Polda Jatim AKBP Djoko Djohartono dalam penjelasannya, usai mengikuti rapat koordinasi pendistribusian bahan ujian nasional di Sidoarjo.

Dikemukakan, ketika ada laporan masuk tentang kejahatan yang memanfaatkan IT, maka selanjutnya akan diambil tindakan. Namun, saat ini pihaknya mengaku sudah melakukan upaya antisipasi terhadap kejahatan berbasis IT itu.

“Jika ada laporan, kami akan segera bergerak menanganinya, seperti pada kasus kejahatan lainnya,” ujar AKBP Djoko Djohartono lagi.

Di sisi lain, dalam pengamanan Ujian Nasional (UN) yang masih menggunakan kertas atau Paper Based Test (PBT), Polda Jatim mengerahkan sekitar 15.000 personel yang disebar di seluruh wilayah Jatim mulai dari Polres hingga Polsek.

Pengamanan dilakukan mulai dari pendistribusian soal hingga pelaksanaan UN, termasuk pengiriman lembar jawaban preman, baik secara terbuka maupun tertutup dengan berpakaian preman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Jatim, Saiful Rachman menambahkan, tahun ini sekolah yang menyelenggarakan UNBK sebanyak 1.306 lembaga. Jumlah itu lebih besar dibanding tahun lalu. Ia berharap, dengan dilibatkannya tim UCC Polda Jatim, selama UNBK tidak terjadi gangguan.

Sebanyak 162 sekolah di Kabupaten Jombang, Jatim menyatakan belum siap mengikuti UNBK, terdiri dari 46 SMK, 41 SMA, 75 MA (Madrasah Aliyah). Sekolah yang tidak siap UNBK itu dari negeri dan swasta. Dengan demikian, dalam UN berbasis komputer yang akan digelar 4 April mendatang, hanya 12 SMK yang sudah siap, untuk SMA hanya lima sekolah, serta MA sebanyak dua sekolah.

“Jadi sekolah yang siap UN berbasis komputer sebanyak 19 lembaga. Rinciannya, SMK sebanyak 12 sekolah dan SMA sebanyak 5 sekolah, dan MA (Madrasah Aliyah) sebanyak dua sekolah. Seluruh sekolah tersebut sudah melakukan simulasi untuk pematangan menghadapi UN yang kita laksanakan 4 April 2016 mendatang,” ujar Kepala Bidang Pendididikan Menengah dan Umum (Kabid Dikmenum), Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Jombang, Fatkhurrahman, dikonfirmasi, Sabtu (19/3) pagi.

Bagi sekolah yang tidak siap melaksanakan UN berbasis komputer, maka akan mengikuti UN secara manual atau berbasis kertas. Memang, katanya lagi, untuk UNBK, butuh sarana dan prasarana yang memadai. “Kebutuhan ini ditanggung masing-masing sekolah. Fatkhurrahman merinci, jumlah peserta UN secara umum sebanyak 20.141 orang yang berasal dari 58 lembaga SMK (8.477 peserta), 46 lembaga SMA (5.997 peserta), dan 77 lembaga MA sebanyak 5.667 peserta.

(red/ulkifli/arbun/JM)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Uri.co.id