Gereja Katedral Siapkan Parkiran Jemaah Salat Id di Istiqlal: Ini Persaudaraan

oleh

Jakarta – Gereja Katedral Jakarta menyediakan lahan parkir khusus dan ruang wudhu untuk jemaah salat Id di Masjid Istiqlal. Bantuan ini diberikan untuk menjaga toleransi dan kekeluargaan.

“Iya jadi kita sudah stand by ya bahkan dari semalam teman-teman yang bantu volunteer untuk petugas parkiran sudah siapkan semuanya sehingga stand by, terus kemudian memang dipergunakan saudara saudari kita yang akan salat Idul Fitri pagi ini,” kata Romo Katedral, Christoforus Kristiono Puspo saat ditemui di depan Gereja Katedral, Jakarta Pusat, Rabu (5/6/2019).
Christoforus mengatakan pihaknya menyediakan lahan parkir hingga tempat wudhu untuk para jemaah Masjid Istiqlal. Hal ini, menurut Christoforus untuk menjaga kekeluargaan dan saling membantu antar umat beragama.

“Motivasinya hidup berkeluarga sebenarnya, hidup bertetangga, sekarang simple aja, kalau tetangga sebelah kita punya kerja, punya hajat, pesta hajat, masa kita diam, saya kira tidak. Saudara, sahabat, tetangga maka kita bantu siapkan juga apa yang bisa kita siapkan, tentunya tempat parkir dan silakan kalau wudhu juga kita siapkan,” papar Christoforus.

Katedral menyediakan parkir untuk jemaah salat Id di IstiqlalKatedral menyediakan parkir untuk jemaah salat Id di Istiqlal. (Foto: Alfons/)

Christoforus tidak merasa khawatir menyediakan parkir untuk para jemaah. Menurutnya saling bantu ini sudah tradisi dilakukan bertahun-tahun.

“Ini sudah dari dulu, khawatir sih nggak, teman-teman santai dan senang juga, karena gini teman-teman Banser NU, dan kita juga suka pakai Istiqlal untuk acara, jadi ya keluarga tadi, toleransi, saling bantu, kita enjoy, senang juga dengan persaudaraan ini,” ungkapnya.
Dirinya berharap di hari yang Fitri ini persaudaraan dengan umat Islam bisa terus terjaga.

“Saya mengajak kita semua teman teman saudara muslim untuk mari sama sama dengan hari yang fitri ini semakin membangun persaudaraan bersama, semakin mempererat hubungan silaturahmi bersama sehingga dunia ini jadi tempat bersama, tempat damai bersama,” tutup Christoforus.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!