Kementan Terus Pantau Pasokan Cabai dan Bawang Merah di Jakarta

oleh

Jakarta – Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Ditjen Hortikultura Kementerian Pertanian, Moh Ismail Wahab menegaskan Kementerian Pertanian terus melakukan pemantauan terhadap pasokan pangan, khususnya aneka cabai dan bawang merah khususnya ke wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya. Upaya tersebut dilakukan untuk stabilitasi harga hingga pasca Lebaran.

“Pemerintah berharap masyarakat bisa menikmati lebaran tahun ini dengan lebih nyaman dan suka cita. Pasokan tersedia dan harga tetap stabil pada musim Lebaran tahun ini,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (4/6/2019).Ismail menyebutkan rata-rata pasokan kebutuhan bawang merah se-Jabodetabek mencapai 220 hingga 240 ton/hari, cabai rawit 20 ton/hari, cabai besar 85 hingga 93 ton/hari dan bawang merah 90 sampai 112 ton/hari, sehingga secara umum harga aman terkendali.

Untuk menjamin tetap stabilnya harga, Kementerian Pertanian melibatkan berbagai pihak untuk pengamanan pasokan dan harga. Salah satunya melalui Posko Cabai dan Bawang Merah Direktorat Jenderal Hortikultura.

“Kami catat harga harian komoditas hortikultura khususnya cabai dan bawang di tingkat petani dan pasar lokal di seluruh Indonesia, serta harga di pasar induk dan retail DKI Jakarta,” terangnya.Sebelumnya, pemerintah Jokowi-JK diapresiasi Masyarakat Pemerhati Pangan (MAPPAN) karena dianggap berhasil menstabilkan harga pangan. Melansir data hasil pantauan MAPPAN Indonesia di berbagai pasar tradisional tanggal 4 Juni 2019 atau H-1 Idul Fitri, harga bahan pokok yang sempat tinggi saat awal Ramadhan, salah satunya bawang putih Rp 64.050/kg, kini turun menjadi Rp 23.000 hingga Rp 27.000/kg.

“Turunnya harga bawang putih ini prestasi besar pemerintah karena maksimal harganya ditargetkan Rp 30.000 per kilogram. Pemerintah melalui Kementerian Pertanian benar-benar bekerja optimal dan nyata menurunkan harga bawang putih yg sebelum Ramadhan sempat meresahkan masyarakat. Tapi selama Ramadhan hingga Lebaran, masyarakat tersenyum,” ungkap Ketua Umum MAPPAN, Wignyo

Selanjutnya, lanjut Wingyo, harga beras pun cenderung stabil dengan harga rata-rata beras premium Rp 11.491/kg dan jenis medium Rp 8.600/kg. Begitu pun harga bawang merah dan cabai di pasar eceran DKI Jakarta terpantau stabil, yakni bawang merah rata-rata Rp 36.600/kg, cabai rawit Rp 31.200/kg, dan cabai keriting Rp 35.600/kg.

“Harga daging di pasar pun stabil, Rp 85 ribu sampai Rp 115 ribu/kg. Padahal sebelumnya naik hingga Rp 150.000/kg. Harga telur juga stabil Rp 22.000/kg dan daging ayam Rp 33.000/kg, di bawah harga eceran tertinggi Rp 34.000/kg,” tambahnya.

Oleh karena itu, Wignyo mengatakan pihaknya mengapresiasi kerja pemerintah yang berhasil mengendalikan harga bahan pokok selama Ramadhan hingga Idul Fitri tahun ini yang menjadi kebutuhan utama masyarakat. Harga pangan tetap stabil tersebut tentu dengan memperhatikan kesejahteraan petani.

“Sebab keberhasilan stabilisasi harga ini karena kerja keras dalam memperlancar dan memotong rantai distrbusi. Pemerintah tidak memberikan ruang pada pihak-pihak tertentu yang coba-coba permainkan stok dan harga. Buktinya saja Kementerian Pertanian bersama Satgas Pangan Mabes Polri hingga saat ini telah menindak tegas 56 importir bawang putih yang nakal. Pastinya kami juga dari MAPPAN Indonesia terus mengikuti perkembangan harga pangan agar tetap stabil, prinsipnya petani dan konsumen sama-sama untung,” imbuh Wignyo.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!