Tak Sabar Tunggu Film X-Men? Simak 7 Fakta Film X-Men: Dark Phoenix

oleh

Jakarta – Penggemar X-Men tentu tidak sabar menantikan penayangan film saga ini pada pertengahan Juni nanti. Seri ke 12 dari X-Men Franchise ini akan menjadi salah satu yang paling berkesan karena merupakan film penutup resmi saga X-Men yang telah menghibur penggemar sejak tahun 2000.

Sebelum terhanyut dalam keseruan film puncak ini, sebaiknya ketahui tujuh fakta berikut agar semakin penasaran dan terasa seru saat menonton nanti!

1. Film terakhir saga X-Men versi 20th Century Fox

Setelah berita akuisisi merebak sejak Desember 2017, Disney akhirnya berhasil membeli 21st Century Fox dengan nilai USD 71,3 miliar pada bulan Maret 2019 lalu. Akusisi ini termasuk membeli studio film 20th Century Fox yang memproduksi serial X-Men.

Seiring resminya proses akuisisi, X-Men: Dark Phoenix akan menjadi film terakhir besutan Fox, sekaligus penutup semesta X-Men dengan formasi pemeran saat ini. Adanya akuisisi ini jelas saja memperbesar peluang kita untuk melihat X-Men tergabung dalam Marvel Cinematic Universe (MCU) di masa depan.

2. Film X-Men pertama tanpa kehadiran Logan (Wolverine)

X-Men: Dark Phoenix menjadi film pertama X-Men tanpa kehadiran Logan. Pencinta pahlawan super bercakar besi tersebut harus memupuskan harapan untuk melihatnya beraksi seperti dalam semua film X-Men yang selama ini ada.

Meski dalam komik dan film sebelumnya, Logan memiliki kedekatan dengan Jean Grey (bahkan beberapa kali menyelamatkannya), film X-Men: Dark Phoenix sudah pasti tidak menampilkan karakter legendaris itu. Hal tersebut karena Hugh Jackman, sang pemeran Logan, sudah resmi pensiun setelah 17 tahun memerankan tokoh terfavorit di X-Men ini.

3. Cerita terinspirasi dari komik ‘Dark Phoenix’ Saga terbitan tahun 1980

Garis cerita utama X-Men: Dark Phoenix terinspirasi dari komik “Dark Phoenix Saga” karya Chris Claremont dan John Byrne yang terbit sepanjang Januari – Oktober 1980. Dalam komik, Phoenix Force adalah entitas kosmis berupa burung api yang disembah oleh kaum Shi’ar. Jean Grey pernah mati, lalu hidup kembali ketika Phoenix berinang dalam tubuhnya.

Dengan latar waktu tahun 1992, film akan menceritakan kehidupan para mutan X-Men 10 tahun pasca peristiwa dalam X-Men: Apocalypse. Cerita kemudian berfokus pada perjuangan anggota X-Men menghadapi Jean Grey yang semakin berbahaya karena dikuasai oleh Dark Phoenix.

4. Debut Jessica Chastain sebagai tokoh Marvel

Dalam trailer, kita dapat melihat Jessica Chastain sedang berbicara dengan Jean Grey. Aktris yang terkenal kerap bermain dalam film bertema feminisme itu akhirnya melakukan debut sebagai tokoh Marvel.

Tak tanggung-tanggung, Jessica Chastain langsung didapuk menjadi tokoh musuh (villain) utama yang konon memanipulasi pikiran Jean Grey untuk membangkitkan Dark Phoenix. Sebelumnya, Jessica Chastain sendiri ternyata sudah pernah menolak tawaran peran di dua film MCU, yakni Iron Man 3 (sebagai Maya Hansen) dan Ant Man (sebagai Hope van Dyne).

5. Debut Simon Kinberg sebagai sutradara

Nama Simon Kinberg selama ini lebih dikenal sebagai penulis naskah dan produser film. Dalam produksi X-Men, Simon Kinberg juga merupakan tokoh lama. Sebelumnya, produser dan penulis asal Inggris ini menjadi penulis naskah untuk film X-Men: The Last Stand, X-Men: Days of Future Past, dan X-Men: Apocalypse.

Selain itu, beliau sudah menjadi produser X-Men Franchise sejak X-Men: First Class di tahun 2011. Setelah 15 tahun bersama X-Men, kini Simon Kinberg berkesempatan menyutradarai film secara penuh.

6. Jean Grey adalah karakter terkuat di X-Men

Pada kemunculan perdana di komik, Jean Grey dianggap tokoh lemah karena hanya memiliki kemampuan telekinesis. Ketika Phoenix Force mulai tertanam dalam tubuhnya, Jean Grey menjadi salah satu karakter paling berbahaya.

Jean Grey merupakan mutan Omega Level yang adalah level terkuat. Kekuatannya mampu menghancurkan alam semesta, menimbulkan ledakan kosmis, menyerap berbagai energi, dan menembus realitas ruang dan waktu. Dari ratusan mutan dalam semesta Marvel, konon hanya ada 20 mutan yang tergolong Omega Level.

7. Sejumlah tokoh sentral X-Men akan mati

Akhir-akhir ini kita terbiasa melihat film membunuh karakter pentingnya, terutama pada seri-seri puncak. Setelah melihat sejumlah karakter favorit mati di film Avengers: End Game dan Game of Thrones, Anda mungkin akan kembali terkejut karena sutradara X-Men: Dark Phoenix resmi menyatakan adanya sejumlah tokoh sentral yang akan mati di film terakhir ini. Salah satunya adalah Mystique.

Itulah 7 fakta dari film X-men: Dark Phoenix yang perlu diketahui sebelum menyaksikan 14 Juni mendatang. Agar lebih berkesan, pastikan menyaksikan di hari pertama penayangan dengan memesan tiket sebelumnya di

Tak Sabar Tunggu Film X-Men? Simak 7 Fakta Film X-Men: Dark PhoenixFoto: Traveloka

Membeli tiket film X-Men: Dark Phoenix di CGV, Cinemaxx, dan Flix secara praktis dan mudah di Traveloka Xperience. Jangan lupa manfaatkan promo spesial Traveloka untuk menikmati harga terbaiknya!

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!