Tak Kena Macet, Warganet Kicaukan Mudik Lancar Banget di Twitter

oleh

Uri.co.id, Jakarta – Tradisi menjelang Hari Raya Idul Fitri selalu dijalankan tiap tahunnya. Warga di kota-kota besar berbondong-bondong pulang ke kampung halaman untuk ber-Lebaran bersama dengan sanak saudara.

Bahkan selama bertahun-tahun, pemudik jalur darat dengan mobil pribadi maupun bus akrab dengan kemacetan berjam-jam untuk mencapai kampung halamannya.

Karena tiap tahun mudik selalu identik dengan kemacetannya, tidak jarang ada pemudik yang menyebut, “macet adalah seninya mudik”. Kemacetan pun jadi hal yang dimaklumi oleh para pemudik.

Namun, dalam satu-dua tahun terakhir, setelah dibangunnya jalan tol yang menghubungkan kota-kota, kemacetan saat mulai terurai. Alhasil, mudik pun jadi lebih singkat ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Tidak heran, tagar #MudikLancarBanget pun menjadi salah satu di lini masa Twitter Indonesia.

Berikut adalah kicauan-kicauan warganet tentang #MudikLancarBanget yang berisi tentang singkatnya perjalanan mudik mereka hingga guyonan-guyonan seputar mudik.

Lancarnya perjalanan darat tampaknya perlu diimbangi dengan tersedianya fasilitas toilet yang bersih, seperti kata warganet di bawah ini.

Ada juga pengguna Twitter yang skeptis dengan mudik lancar tahun ini.

Cuitan-Cuitan Lainnya

Selama mudik lebaran ada cukup banyak tantangan yang harus dihadapi para pemudik baik itu pengguna kendaraan pribadi maupun moda transportasi umum.

Tak sedikit juga warganet yang mencuitkan guyonan karena mudiknya hanya sebentar ketimbang tahun-tahun sebelumnya.

Misalnya ada pengguna yang protes kenapa mudiknya dari Bogor hingga Surabaya hanya 8 jam.

Ada juga warganet yang menyebut, tak ada lagi berita tentang kemacetan di televisi saat mudik.

Ada juga pengguna Twitter yang malah membuat guyonan, mudik lancar tetapi yang macet adalah obrolan dengan gebetan.

Google Doodle Mudik 2019

Google doodle tradisi mudik (Uri.co.id/ Agustin Setyo W)

Masih tentang mudik, sebelumnya Google ikut merayakan tradisi mudik orang Indonesia dengan Google Doodle.

Dalam Google Doodle yang bertajuk Mudik 2019 itu, tampak huruf-huruf yang membentuk kata Google menjadi sebuah jalanan yang ramai dengan mobil-mobil, bus, hingga sepeda motor yang berangkat dari kota penuh gedung bertingkat ke desa.

Uniknya, mobil-mobil dan motor juga tampak membawa barang-barang dan tas besar di atasnya, layaknya kendaraan di jalan saat mudik.

Google Doodle Mudik 2019 ini pun tampak semarak dengan warna warninya.

“Mudik adalah tentang memperkuat ikatan komunitas, menghabiskan waktu berkualitas dengan keluarga dan orang-orang tersayang, ikut serta dalam ritual tradisional, dan berziarah ke makam leluhur untuk penghormatan,” kata Google dalam keterangan doodle Mudik 2019.

Lebih lanjut, Google menyebut, dalam saat berada di kampung halaman, masyarakat akan saling bermaaf-maafan menggunakan kata “Minal aidin wal fa izin, mohon maaf lahir batin.”

“Pulang kampung juga waktunya berbagi, makan kue nastar dan kastengel,” kata Google.

(Tin/Isk)

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!