Meski Gelombang Tinggi, Pemudik ke Kepulauan Madura Tetap Nekat Mudik

oleh

Probolinggo – Pemudik asal kepulauan seperti Gili Ketapang dan Gili Mandangin, Madura tetap nekat mudik lewat jalur laut. Padahal saat ini gelombang di lautan sedang tidak bersahabat hingga 2 meter dan kecepatan angin hingga 11 knot.

Hal itu nampak dari antrean pemudik di Pelabuhan Tanjung Tembaga, Probolinggo pada H-2 lebaran. Tak sedikit pemudik yang rela berdesakan dan tidur di atas kapal hanya untuk mendapatkan tempat.

Para pemudik yang merantau ke Probolinggo ini rata-rata setiap harinya bekerja di Probolinggo, atau pun menimba ilmu di daerah setempat. Tiap lebaran, mereka akan pulang ke kampung halamannya untuk bertemu sanak familinya. Kapal motor tradisional sendiri menjadi satu-satunya moda transportasi mudik lewat jalur laut yang ada di Probolinggo. Tak hanya mengangkut penumpang, kapal yang terbuat dari kayu ini juga memuat barang.

Seorang pemudik, Ismail mengatakan ia memilih jalur laut lantaran biayanya yang lebih murah dari jalur darat. Mudik lewat laut hanya sekitar Rp 20 ribu, berbeda dengan lewat darat yang menghabiskan biaya hingga Rp 100 ribu.

Tak hanya berat di ongkos, Ismail juga menyebut waktu perjalanan yang ditempuh lebih cepat dibanding lewat jalur darat. “Selain lebih murah, ya waktunya juga lebih cepat. Kalo lewat laut hanya 5 jam, tapi kalo darat bisa sampai 8 jam,” ungkapnya, Senin (3/6/2019).Sementara penumpang kapal motor lainnya, Annisa mengatakan, ia tetap menaiki kapal motor untuk menyeberang ke Pulau Gili Ketapang, lantaran merupakan satu-satunya transportasi menuju seberang. Meski tengah gelombang tinggi, ia mengaku tak khawatir karena sudah terbiasa.

“Ya gak apa-apa, sudah biasa juga kok. Karena setiap harinya saya naik kapal ini, untuk pergi ke sekolah tempat saya mengajar,”jelasnya.

Menyikapi kondisi perairan laut yang tak bersahabat, petugas kesyahbandaran mengimbau agar pemudik yang menggunakan jalur laut hati-hati, dan selalu menggunakan life jacket guna menjaga keselamatan.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!