Bu Jaksa Penelantar Anak Juga Terbukti Selingkuh dengan Dosen

oleh

Denpasar – Jaksa di Gianyar, Bali Ni Made AR, ditetapkan menjadi tersangka . Tak hanya menelantarkan anak, jaksa itu juga terbukti selingkuh.

“Pertama terbukti selingkuh. Kalau spesifik (perkaranya) itu pemeriksaan intern kita rahasia nggak bisa bilang yang mana yang terbukti, karena laporan suaminya ada dua, yang pasti masalah perselingkuhan. Dilaporinnya tahun berapa kurang tahu, tapi penjatuhan disiplin 2018,” kata Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasipenkum) Kejaksaan Tinggi Bali Gede Putra saat ditemui di kantornya, Jl Tantular, Renon, Denpasar, Bali, Jumat (31/5/2019).

Gede menambahkan Ni Made AR juga sudah dijatuhi sanksi disiplin berat. Ibu satu anak itu dicopot dari jabatan fungsionalnya sebagai jaksa muda.”Sudah diproses diperiksa pengawasan dari Kejati () usulannya sudah di Kejagung. Kronologis kasus perkaranya dan usulan perubahan disiplin dari Kejagung akhirnya turun hukuman disiplin berat di mana yang bersangkutan dilepas jabatan fungsional sebagai jaksa selama dua tahun. Status sekarang pegawai TU, sanksi sejak tahun 2018,” urainya.

Terpisah, suami Ni Made AR, Nengah AS (48) mengatakan pelaporan perselingkuhan istrinya ke Kejati dilakukan sekitar Oktober 2017 silam. Perselingkuhan istrinya dengan seorang dosen salah satu di universitas negeri di Bali itu terkuak dari pengakuan istrinya pada Oktober 2016 silam.

“Dia dengan terang-terangan ngomong saya ada hubungan dengan ini, dari situ saya kaget karena beberapa saya kenal, salah satunya dosen ini. Ini temen kenal baik sama saya, memang dikenalkan sama istri 2004, saya syok bingung,” kata Nengah saat ditemui Jumat sore.Nengah menuturkan istrinya juga mengakui melakukan pornografi dengan oknum dosen tersebut. Video itupun sempat disebar si dosen ke Facebook istrinya.

“Dia kenal pada saat pra jabatan 2002, saya kawin 2003 kemudian dia mengakui melakukan pornografi 2004 saat pendidikan jaksanya,” papar Nengah.

“Dia mengakui video pornografi di-share ke Facebook, dosen itu nge-share dari Inggris karena saat itu sedang kuliah S3. Dia panik, waktu itu saya nggak bisa apa-apa karena saya sedang jatuh,” ucapnya kelu.Tak cuma itu, dia juga syok ketika membaca percakapan pesan antara istrinya dengan dosen itu. Banyak berisi percakapan mesum dan juga foto-foto bugil yang di-share keduanya.

“Terungkap chat itu saya dapatkan semua blabla ML, foto bugil saya dapatkan tanpa paksaan. Saya buka ketahuan, semesta masih berpihak pada saya bisa (jadi bukti),” jelasnya.

Akhirnya dia mantap melaporkan istrinya ke Kejati Bali untuk minta keadilan. Setelah melalui proses panjang, Nengah akhirnya sedikit lega setelah mengetahui istrinya dijatuhi sanksi lewat Surat Keputusan Wakil Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor: KEP-IV-058/B/WJA/08/2018 tanggal 17 September2018 tentang Penjatuhan Hukuman Disiplin Tingkat Berat berupa Pembebasan dari Jabatan Fungsional Jaksa kepada Ni Made Aryani.”Karena yang bersangkutan telah melakukan perbuatan tercela yaitu terbukti melakukan perselingkuhan dengan Sdr I Gede Adi Susila, telah dengan sengaja tidak menjunjung tinggi Kehormatan Negara, Pemerintah, dan Martabat Pegawai Negeri Sipil sebagaimana yang diatur dalam pasal 3 dan 6 Peraturan Pemerintah Nomor 53 Tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil,” demikian petikan penjelasan surat putusan kode etik dari Kejati Bali.

Surat itu ditandatangani oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Bali Amir Yanto 16 Januari 2019. Surat itu merupakan balasan dari surat yang dikirimkan Nengah pada 4 Januari 2019 tentang menanyakan putusan kode etik terhadap istrinya.

Sebelumnya diberitakan, Ni Made AR ditetapkan sebagai tersangka kasus penelantaran anak oleh Polsek Denpasar Timur. Ibu satu anak ini bakal dijerat dengan UU Kekerasan Dalam Rumah Tangga ().

“Pelimpahan baru bulan ini. (Penetapan) Tersangkanya dua hari yang lalu, terlapor Aryani dilaporkan penelantaran anak,” kata Kapolsek Denpasar Timur Kompol I Nyoman Karang, siang tadi.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!