Wakapolri ke Pelabuhan Merak, Sebut Puncak Arus Mudik Sabtu

oleh

Uri.co.id, Cilegon – – Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto menyambangi , Kota Cilegon, Banten. Dia mengecek kesiapan mudik Lebaran 2019 di pelabuhan tersebut.

Dia memprediksi, Jumat malam (31/5/2019) hingga besok Sabtu 1 Juni 2019 akan terjadi puncak arus mudik di Pelabuhan Merak.

“Yang bolos atau curi start sudah berangkat kemarin, yang disiplin ini, kemungkinan nanti besok malam ada arus puncak,” kata Ari Dono di , Jumat.

Mantan Kapolres Serang 2003-2004 ini meminta pemudik menyiapkan kebugaran fisik dan kendaraan, saat terjebak kemacetan panjang. Pilihan lainnya, kata dia, pemudik bisa beristirahat terlebih dahulu di rest area, kemudian membeli tiket online sembari menunggu informasi kondisi di Pelabuhan Merak kembali sepi.

“Jalur ini adalah jalur orang untuk mudik, sehingga mental mereka sudah siap jika terjadi kemacetan. Karena fenomena mudik sudah kita tahu bersama. Sekarang pemerintah telah menyiapkan tenda, fasilitas kipas dengan air, di tol jika macet ada toilet mobile,” jelasnya.

Dia menambahkan, kemacetan panjang yang terjadi di , Cilegon, Banten pada Rabu malam, 29 Mei 2019 hingga Kamis siang, 30 Mei 2019 bukan disebabkan perekaman KTP penumpang sebagai data manifes.

“Dengan kecepatan, cukup dengan teknologi e-KTP cukup,” kata Komjen Ari Dono.

800 Personel

Situasi kepadatan di Pelabuhan Merak, Kamis (30/5/2019). (foto: akun twitter @TMCPoldaMetro)

Sementara itu, sekitar 800 personel Polri secara khusus disiagakan di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten dalam upaya memberikan jaminan keamanan, kelancaran, dan kenyamanan pemudik dengan menyiagakan personel selama 24 jam.

Kepolda Banten Irjen Pol Tomsi Tohir di Merak mengatakan, berbagai upaya telah dirumuskan demi kelancaran arus mudik lebaran tahun 2019 di Pelabuhan Merak. Salah satunya dengan mengalihkan kendaraan roda 6 atau truk ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, Cilegon.

“Pengalihan truk ini baru dilaksanakan tahun ini, sebelumnya belum pernah. Jadi ada Pelabuhan BBJ di Bojonegara yang selama ini tidak pernah digunakan untuk pengangkutan kendaraan roda 6. Kita alihkan seluruhnya ke sana, sehingga mengurangi antrean roda 2 dan 4 di sini,” kata Tomsi Tohir saat melakukan peninjauan di Pelabuhan Merak, Kami 30 Mei 2019.

Bersama dengan instansi terkait lainnya, Polda Banten telah menyiagakan sekitar 800 personel di Merak yang disiagakan 24 jam selama arus mudik. Rencananya pada malam ini akan dilakukan perkuatan dengan menambah jumlah personel pengamanan.

“Nanti malam kita terus bersiaga dengan menambah personel, seluruh instansi kita tambah untuk mempercepat pelayanan itu. Dari pihak Kepolisian sendiri sekitar 800 personel khusus untuk di pelabuhan ini juga berkaitan sampai dengan pengamanan antreannya,” kata Tomsi Tohir.

Untuk mengatasi kepadatan antrean di dalam pelabuhan, pihaknya akan melakukan penyekatan jalur bagi kendaraan yang mengantre untuk memasuki pelabuhan. Petugas dari Direktorat Lalu Lintas dan jajarannya disiagakan untuk mengatur ritme arus masuk dan keluar pelabuhan saat dibutuhkan.

“Di dalam dermaga ini antreannya kan tidak sama, ada antreannya pendek ada juga yang panjang. Sistem penyekatan untuk jalur kita sekat dulu semua. Kemudian kita alirkan sesuai dengan mana yang lebih sedikit antrian,” katanya seperti dikutip Antara.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!