Trump Tegaskan AS Tak Inginkan Perubahan Rezim di Iran

oleh

Tokyo – Presiden (AS) kembali berkomentar soal Iran di tengah ketegangan yang semakin meningkat. Trump kali ini menegaskan AS tidak menginginkan perubahan rezim di .

“Saya mengenal begitu banyak orang dari Iran, mereka orang-orang hebat, negara itu punya kesempatan untuk menjadi negara yang hebat, dengan kepemimpinan yang sama,” ucap Trump dalam konferensi pers di Tokyo dalam rangka kunjungan kenegaraan, seperti dilansir AFP, Senin (27/5/2019).

“Kami tidak mencari perubahan rezim, saya hanya ingin memperjelas itu. Kami menginginkan tidak ada senjata nuklir,” tegasnya.

“Saya tidak ingin melukai Iran sama sekali,” tambah Trump.

Diketahui bahwa pada Jumat (24/5) lalu, Pentagon mengumumkan pengerahan 1.500 tentara tambahan ke Timur Tengah. Pentagon menyebut pengerahan ini merupakan langkah untuk melindungi diri dari potensi ancaman Iran. Trump dalam pernyataannya juga menyebut pengerahan tersebut bersifat sebagai perlindungan’.

Beberapa waktu sebelumnya, AS meningkatkan kehadiran militer AS di Timur Tengah. AS mengerahkan pasukan serbu kapal induk USS Abraham Lincoln, satu skuadron pesawat pengebom B-52 dan rudal-rudal Patriot, ke kawasan tersebut dalam langkah yang disebut untuk menangkal ‘ancaman kredibel’ Iran.

Ketegangan antara AS dan Iran diketahui meningkat setelah pada Mei 2018, Trump menarik AS dari kesepakatan nuklir Iran atau yang secara resmi disebut Joint Comprehensive Plan of Action (JCPOA) dan memberlakukan kembali sanksi tegas bagi Iran.

Dalam pernyataan pada Senin (27/5) ini, Trump menegaskan kembali kritikannya terhadap kesepakatan yang disebutnya sebagai ‘kesepakatan buruk Iran’. Namun Trump juga menyatakan dirinya terbuka bagi perundingan baru.

“Saya pikir kita akan mencapai sebuah kesepakatan,” ucap Trump dalam konferensi pers yang digelar bersama Perdana Menteri (PM) Jepang Shinzo Abe. Kunjungan kenegaraan Trump ke Jepang selama empat hari ini fokus membahas perdagangan, namun sempat membahas isu-isu lain termasuk isu Korea Utara (Korut) dan China.

Beberapa jam sebelumnya, Trump bersikeras menyatakan bahwa: “Saya meyakini bahwa Iran ingin berunding, dan jika mereka ingin berunding, kita juga akan berunding.”

‘AS-Iran Memanas, Trump Kirim 1.500 Tentara ke Timur Tengah’:

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!