Jelang Acara Bukber, Ibu dan Dua Anak Tewas Terlindas Truk Rakitan

oleh

Tulungagung – Seorang ibu dan dua anak di Tulungagung yang mengikuti kegiatan buka bersama, tewas setelah terlindas truk rakitan pengangkut bambu. Para korban yang mengendarai sepeda motor dan berboncengan itu mengalami luka serius sehingga tewas di lokasi kejadian.

Kasubbag Humas Polres Tulungagung, AKP Sumaji mengatakan kecelakaan maut terjadi di Jalan Desa Sidem, Kecamatan Gondang Tulungagung, melibatkan dua kendaraan. Yakni, sepeda motor Mio AG 5846 TK melawan truk rakitan (edet/ledok/gerandong) pengangkut bambu. Sedangkan tiga korban tewas adalah pengemudi sepeda motor, Kristin (24) serta dua anak-anak yang dibonceng Fania (6) dan Titis (6), ketiganya warga Desa Sidem, Kecamatan Gondang.

“Ketiga korban meninggal dunia di lokasi kejadian, sedangkan pengemudi edet, Supriyanto (39) warga Desa Gador, Kecamatan Durenan, Trenggalek hanya mengalami luka ringan,” kata AKP Sumaji saat dikonfirmasi, Rabu (29/5/2019).

Menurutnya, kecelakaan tersebut terjadi Selasa (28/5) sore. Saat itu Kristin yang membonceng anak kandungnya dan anak tetangga itu melaju dari arah utara menuju selatan, dengan tujuan mengantar kedua bocah ke sekolah mengikuti kegiatan buka bersama. Sesampai di lokasi kecelakaan, Kristin berusaha mendahului truk rakitan yang ada di depannya dari sebelah kanan. Saat itulah kedua kendaraan bersenggolan, sehingga sepeda motor yang dikendarai Kristin terjatuh. Akibatnya Kristin beserta kedua penumpangnya terlindas ban belakang edet.

“Ketiga korban mengalami luka serius sehingga meninggal dunia, sedangkan pengemudi edet hanya luka ringan,” ujarnya.

Dia menambahkan, dari hasil penyelidikan sementara kecelakaan itu dipicu kendaraan rakitan yang kelebihan muatan. Sehingga pengemudi tidak bisa mengendalikan kendaraan dengan baik dan menyenggol sepeda motor korban.

“Tadi malam, tiga korban sempat kami bawa ke RSUD dr Iskak untuk proses penyelidikan dan visum. Sedangkan kendaraan yang terlibat dibawa ke kantor polisi dan untuk pengemudi truk rakitan masih diproses oleh unit laka,” imbuhnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!