Ramadhan, 432 Pelaku Kriminal dari 248 Kasus Diamankan Polres Probolinggo

oleh

Probolinggo – Sebanyak 432 pelaku kriminal dari 248 kasus diamankan Polres Probolinggo selama bulan ramadhan. Penangkapan ini dilakukan selama 12 hari, mulai 15 – 26 Mei 2019.

Dari penangkapan ini, 6 kasus berhasil diungkap. Meliputi 5 kasus bahan peledak (Handak) dengan 5 tersangka, 4 kasus narkoba dengan 4 tersangka, 120 kasus premanisme dengan 188 tersangka.

Serta 5 kasus prostitusi dengan 5 tersangka, 2 kasus perjudian dengan 2 tersangka. Sedangkan kasus lainnya adalah minuman keras (Miras) ilegal dengan 112 kasus LP dan 228 tersangka.

“Kasus miras sangat mendominasi, dibandingkan kasus lainnya. Dan bisa disimpulkan peredaran Miras di Kabupaten Probolinggo masih marak. Kami harap masyarakat bisa berkerjasama, dengan polisi untuk menekan peredaran miras ini,” kata Kapolres Probolinggo, AKBP Eddwi Kurniyanto kepada wartawan, Senin (27/5/2019).

Kapolres mengaku kasus tertinggi kedua adalah aksi premanisme. Sebab, ada 120 kasus dengan 228 tersangka.”Harapan saya masyarakat dan pemudik selalu waspada dan hati-hati saat melintas di titik-titik rawan yang tersebar di wilayah Kabupaten Probolinggo. Utamanya di tempat yang minim penerangan,” tambahnya.

Sejumlah titik rawan di Kabupaten Probolinggo yang perlu diantisipasi, jelas dia, meliputi jalur selatan yang menghubungkan wilayah Probolinggo-Lumajang.

Jalur tersebut melalui jalur raya Malasan, ada juga jalur lintas utara atau Pantura Probolinggo-Situbondo yang melintasi jalan raya Pajarakan hingga Paiton.

“Saya juga berpesan, bagi mayarakat yang hendak mudik agar terlebih dulu mengecek keamanan rumah dan pastikan semuanya terkunci. Serta amankan barang berharga dirumah, agar terhindar dari aksi pembobolan,” tandasnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!