Taktik ‘Harus Mundur Tanpa Menyerah’ Prabowo

oleh

Jakarta – berbicara tentang mundur tak berarti menyerah. Ia mengatakan terkadang memutuskan mundur dilakukan untuk meraih hal yang lebih besar.

Pernyataan Prabowo tersebut ia sampaikan saat bertemu dengan pendukungnya. Prabowo menemui para pendukungnya itu setelah menyambangi korban aksi 22 Mei di Rumah Aspirasi di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (22/5) malam.

Kunjungan Prabowo itu dibagikan melalui YouTube oleh Media Center Prabowo-Sandi, Kamis (23/5/2019).

“Kadang-kadang dalam perjuangan ada taktik dan ada strategi, kadang-kadang kita harus kiri, kadang-kadang kita harus kanan. Kadang-kadang kita harus mundur, mundur tidak berarti kita menyerah, betul? Sanggup?” kata Prabowo kepada para pendukungnya.”Maju terus, Pak, maju terus,” timpal massa.

Sebelum berbicara tentang mundur tanpa menyerah, Prabowo meminta para pendukung berjuang di jalan damai. Eks Danjen Kopassus itu juga meminta para pendukung percaya kepadanya.

“Jalan tanpa kekerasan ini sangat berat, tapi harus kita lakukan, mengerti? Masih mau percaya sama saya?” kata Prabowo.

“Saya orang yang dilantik untuk perang, tapi saya memilih jalan tidak pakai kekerasan. Dan percayalah, kemenangan pasti datang kepada mereka yang di jalan yang benar,” sambung pasangan cawapres itu.


Prabowo mengatakan saat ini tengah berada di jalan yang benar. Dia meminta pendukungnya legawa dan tidak melakukan kekerasan.

“Kita berada di jalan yang benar. Kita harus menang secara moral yang tinggi. Kita mulia, kita mulia, kita tidak akan membalas. Kau kalau mau menzalimi kami, kami lebih kuat dan kami semakin hari semakin kuat,” kata Prabowo.

Menurut Ketum Gerindra itu, mundur bukan berarti menyerah. Prabowo meminta para pendukungnya bersabar dalam perjuangan.

“Menyerah, tidak pernah menyerah, tapi kadang-kadang mundur satu langkah untuk nanti maju dua langkah. Katanya sami’na wa atho’na, jadi kadang-kadang ya saya harus ke kiri, ya ke kiri,” ujar Prabowo.

“Tapi sudah kelewatan, Pak,” timpal massa lagi.”Tenang, sabar, sudah sakit hati, sabar ini ya berat, saya katakan berat. Tapi itu harus kita lakukan. Kalau Saudara percaya sama saya, sabar. Ingat, sabar, sejuk, damai, tidak pakai kekerasan itu pendekar, itu pendekar. Bersatu terus kita sangat kuat, bersatu kita teguh,” kata lagi.

Prabowo juga sempat mengunggah pesan untuk peserta aksi 22 Mei yang masih berada di depan Bawaslu dan titik-titik lain semalam. Malam itu, Prabowo mengimbau massa untuk mengakhiri aksinya dan pulang ke rumah.

“Saya kira, walaupun ini aksi damai, bisa berakhir, untuk istirahat, untuk menghadapi besok dan melanjutkan ibadah kita,” tutur Prabowo melalui video yang diunggah melalui akun Twitter-nya, Rabu (22/5/2018) sekitar pukul 23.20 WIB.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!