Anies soal Aksi 22 Mei: Jangan Sebar Informasi yang Belum Akurat

oleh

Jakarta – Gubernur DKI Jakarta mengimbau warga tak menyebarkan informasi yang belum akurat terkait aksi 22 Mei 2019. Dia juga meminta masyarakat membaca informasi dengan kritis.

“Jangan sebar informasi yang belum tentu akurat dan juga kita yang aktif di socmed, membaca berita yang kritis, apalagi di medsos apa saja beredar di situ supaya kondisinya supaya tetap tenang teduh,” kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (22/5/2019).
Anies menyebut ada sekitar 200 korban luka akibat kericuhan semalam. Dia mengatakan Pemprov DKI menanggung seluruh biaya perawatan korban luka yang tak memiliki BPJS Kesehatan.

“Ad 80-an orang dirawat di RSUD Tarakan. Mereka semua ditangani. Kebijakan kita warga yang alami luka, cedera, akan kita rawat dan bila tak punya BPJS Pemprov akan tanggung biayanya,” jelas Anies.
Sebelumnya, Anies telah meninjau RSUD Tarakan untuk menjenguk orang-orang yang terluka akibat ricuh demo di sekitar kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, yang terjadi sejak semalam. Dia juga menyebut ada 6 korban meninggal terkait peristiwa kerusuhan yang terjadi.

“Per jam 09.00 dan ada 6 tercatat meninggal,” sebut Anies.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!