Perjuangan Captain America Hingga Akhirnya Layak Pakai Mjolnir

oleh

Jakarta – Sepertinya satu-satunya alasan Steve Rogers bisa pakai Mjolnir karena ia bukan prajurit sempurna, tapi seorang pria yang baik.

Captain America merupakan seorang pria kurus dengan asma, dia dipilih untuk jadi prajurit super. Serum meningkatkan kemampuan dan kekuatan tubuhnya.

Semua pasti sudah tahu cerita sampai dia bisa bangkit dari peti es, lalu muncul dalam beberapa film MCU. Terakhir, ia tampil memimpin peperangan dengan Thanos di ‘Infinity War’.

Dan puncaknya, di ‘Avengers: Endgame’, Captain America akhirnya tampil begitu mengejutkan dengan menggunakan Mjolnir. Palu Thor yang dibawa oleh dewa petir itu dari Asgard ketika melakukan perjalanan waktu.

Steve Rogers telah membuktikan berulang kali bahwa ia selalu melakukan yang terbaik untuk kebaikan, menjadikan dirinya sebagai satu-satunya orang yang layak menggunakan Mjolnir:

1. Melompat ke Atas Granat

Ya, dia ‘bisa melakukan ini sepanjang hari’, dan sebelum ditanamkan serum, dia benar-benar bisa melakukannya sepanjang hari. Seorang lelaki kurus yang sangat ingin berjuang untuk negaranya, tahu bahwa pengganggu adalah masalahnya, dan dia sendiri memastikan untuk melakukan sesuatu.

Steve dan Tony adalah dua orang yang rela berkorban. Steve telah benar-benar membuktikannya sejak tahun 1940-an. Ingat adegan yang akhirnya membuat semua orang melihat dia harus mendapatkan serum?

Dia akhirnya bergabung dengan tentara, sesuatu yang dia inginkan lebih dari apa pun, tetapi dia bersedia untuk mengorbankan dirinya bahkan sebelum dia pergi untuk berperang jika itu bisa menyelamatkan semua orang.

Bucky BarnesBucky Barnes Foto: (imdb.)

2. Menyelamatkan Bucky

Kembali di ‘Captain America: The First Avenger’, dia tidak diizinkan untuk benar-benar bertarung dengan pertarungan sesungguhnya tetapi hanya bertindak sebagai ‘monyet sirkus’.

Jelas, dia tidak mengikuti perintah, terutama ketika itu berurusan dengan ratusan tentara, termasuk Bucky. Dia langsung pergi ke wilayah musuh untuk menyelamatkan semuanya, bahkan tanpa tahu apakah mereka masih hidup.

Dalam film Captain America pertama, menjelang akhir, dia tidak punya pilihan selain mendaratkan jet dalam air. Itu seperti sebuah bunuh diri saat melakukan penyelamatan untuk jutaan orang.

Dia bahkan tidak ragu untuk membuat keputusan itu meski pertimbangannya adalah nyawa. Padahal kala itu, ia belum pernah berdansa dengan Peggy Carter.

Bucky selalu menjadi kelemahan terbesar Steve, dan dia tahu itu. Dia bahkan menggunakannya untuk keuntungannya dalam ‘Avengers: Endgame’ ketika adegan Cap vs Cap.

Bucky adalah seorang pembunuh bayaran yang dicuci otak dan melakukan hal-hal yang benar-benar mengerikan, termasuk membunuh orang tua Tony. Tetapi Steve tidak pernah menyerah untuk berusaha menyelamatkan sahabatnya itu.

Dalam ‘Winter Soldier’ dia juga melewati kejadian seperti itu, tak hanya itu di ‘Civil War’ juga ia melawan Tony untuk membela Bucky.

3. Mjolnir Akhirnya Datang Kepada Dia

Mjolnie sendiri datang kepada Steve dalam pertempuran terakhir di ‘Avengers: Endgame’ ketika Thanos hampir akan membunuh Thor. Mengapa Steve secara random bisa memakai palu itu?

Itu adalah momen terbaik dari film tersebut. Thor bahkan tak bisa menjelaskan betapa bersemangatnya Steve memegang Mjolnir.

Tapi jauh sebelum itu, Steve memang pernah ikut undian untuk mengangkat palu itu di Stark Tower. Dalam ‘Age of Ultron’, Steve satu-satunya orang yang bisa sedikit mengangkat palu itu di antara superhero lain.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!