Gerai Makanan Masih Bebas Jualan Saat Ramadhan Depan RSUD Pekanbaru

oleh

Pekanbaru – Pemkot Pekanbaru membatasi penjualan makanan selama Ramadhan hanya dari pukul 16.00 hingga imsak. Namun pedagang di depan RSUD Pekanbaru tetap berjualan seperti biasa.

Padahal, sudah ada Instruksi Wali Kota Pekanbaru No 10 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Kegiatan-Kegiatan Selama Bulan Suci Ramadhan 1440 H/2019 M. Huruf F nomor 4 menyebutkan: Restoran, rumah makan, warung makan, kedai kopi dan sejenisnya buka dari pukul 16.00 WIB hingga waktu imsak.

Biasanya warung kopi atau warung makan di Pekanbaru selalu kena razia penertiban dari Pemerintah Kota Pekanbaru karena berjualan di bulan Ramadhan. Tapi, pemandangan bebas berjualan justru terlihat di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru.

Warung kaki lima terlihat bebas berjualan makanan dan minuman di tepi badan Jl Hang Tuah, Pekanbaru. Dagangan kaki lima ini persis di depan RSUD Arifin Achmad Pemprov Riau.

Di sepanjang pagar rumah sakit tersebut, tersedia berbagai jenis minuman dingin. Soal makanan, juga banyak diperjualbelikan. Dari dagangan sate padang, nasi padang, dan warung kopi panas juga tersedia di sana. Para pedagang kaki lima ini berjualan sejak pagi hingga sore hari di sana.

Tidak terlihat warung ditutup terpal agar tidak mencolok saat bulan puasa. Warung kopi warung makan dibuka bebas sebagaimana hari-hari biasa. Kawasan ini memang tempat ramainya pedagang kaki lima berjualan di sana.

Gerai Makanan Masih Bebas Jualan Saat Ramadhan Depan RSUD PekanbaruOrang-orang cuek makan (Chaidir Tanjung/)

Pantauan , Kamis (16/5/2019), di lokasi tersebut tidak ada lagi rasa canggung makan dan minum di trotoar yang ada. Warga di sana santai menikmati hidangan makanan dan ada yang santai menikmati secangkir kopi panas. Ada yang berjualan memakai mobil dan ada yang memakai gerobak dorong.

Padahal, di Jl Hang Tuah ini juga terdapat Masjid Agung Pemprov Riau. Masjid Agung dengan RSUD Arifin Achmad (AA) ini berhadapan, dipisahkan badan Jalan Hang Tuah saja.

“Kalau warung lain bulan puasa sungkan membuka seluruh pintunya, justru di warung kawasan RSUD ini terbuka bebas. Nggak ada lagi rasa sungkan di bulan Ramadhan,” kata Rohmin warga Pekanbaru yang berada di RSUD AA.

Para pedagang rupanya punya alasan. Seorang pedagang mengaku mereka berjualan terang-terangan karena untuk melayani warga yang tak berpuasa di RSUD AA.

“Kan tidak semua orang berpuasa, masa berjualan saja tak boleh. Kan banyak juga keluarga pasien di rumah sakit ini yang tidak berpuasa,” kata seorang pedagang di kawasan itu kepada .

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!