Usai Pesta Miras, Pasha Hanyut di Sungai Citarum Bandung

oleh

Bandung – Pasha Surya Padilah (18) warga Kecamatan Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat diduga hanyut di aliran Sungai Citarum. Korban diduga jatuh usai membantu temannya yang mabuk dan menceburkan diri ke aliran sungai pada Rabu (15/5) malam kemarin.

Pantauan , Kamis (16/5/2019) siang Tim SAR Gabungan BPBD Kabupaten Bandung, Kantor SAR Bandung, TNI-Polri dan warga sekitar melakukan pencarian korban di lokasi yang berada di Kampung Ciodeng 1, RT 5 RW 5, Kelurahan Andir, Kecamatan Baleendah.Jubir Kantor SAR Bandung Joshua Banjarnahor mengatakan awalnya Pasha bersama empat temanya minum-minuman keras di rumahnya. Tak lama, salah seorang teman korban mual dan muntah di Sungai Citarum. Karena khawatir temannya mabuk dan terjatuh, Pasha pun menyusulnya.

“Teman korban Firman Nugraha karena banyak minum mau muntah, akan tetapi oleh temannya Yusri Yusrizal dilarang muntah di dalam rumah dan disuruh untuk muntah di kebun. Namun pada saat itu Firman sudah ada di pinggir Sungai Citarum dalam keadaan telanjang dan Firman langsung loncat ke Sungai Citarum disusul oleh Pasha yang maksudnya mau menolong tapi malah langsung terbawa arus air,” ujar Joshua via pesan singkat.

Firman berhasil diselamatkan oleh temannya yang bernama Ikbal Triansyah, sedangkan Pasha tidak tertolong dan terbawa aliran sungai yang deras.

“Pasha tidak dapat tertolong dan langsung terbawa arus air sungai yang deras karena saat itu habis diguyur hujan. Korban sampai saat ini belum diketemukan,” ujarnya.Proses pencarian dilakukan dengan menggunakan dua perahu bermesin dengan menyusuri aliran Sungai Citarum mulai wilayah Andir hingga Rancamanyar. Petugas menemukan kesulitan karena aliran air sungai sedang tinggi dan dipenuhi sampah.

Komandan Tim Rescue SAR Bandung Idham Pratama mengatakan hingga siang ini pihaknya masih terus melakukan pencarian. “Kesulitannya wilayah luas, dengan umur LCR terbatas dari BPBD dan Basarnas kita menemukan kesulitan, juga banyaknya sampah menjadi kendala,” ujar Idham di lokasi kejadian.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!