Aksi 5 Remaja Curi Kotak Amal Masjid Saat Ramadhan Terekam CCTV

oleh

Mojokerto – Bukannya makan sahur untuk menunaikan puasa , 5 remaja ini justru men masjid di Mojokerto. Aksi mereka pun terekam kamera CCTV masjid tersebut.

Aksi pencurian ini terjadi di Masjid Al Muhajirin, Jalan Brawijaya, Dusun Nglinguk, Desa/Kecamatan Trowulan. Namun, kelima remaja itu tak sadar jika aksinya terekam kamera CCTV masjid tersebut.

Berdasarkan rekaman CCTV, kelima pelaku datang ke masjid Al Muhajirin pada Rabu (15/5) pukul 01.47 WIB. Kelima remaja ini datang menggunakan 2 sepeda motor, jenis Yamaha Vega dan Honda C7 atau Ulung.

Para pelaku tergolong berpengalaman. Setibanya di masjid, mereka terlihat santai memakan sisa takjil yang ada di teras Masjid Al Muhajirin. Kelima remaja ini sempat nongkrong beberapa menit sembari mengamati situasi di sekitar masjid.Setelahnya, salah seorang pelaku menyeret kotak amal di sebelah utara teras masjid. Remaja berjaket merah ini mencongkel penutup kotak amal menggunakan tang dan obeng. Kotak amal tersebut terbuat dari kayu dengan dimensi 60x60x100 cm.

Setelah tutup kotak amal terbuka, pelaku lainnya ikut membantu menguras uang yang ada di dalamnya. Tak berhenti di situ, kelima remaja ini juga membawa kabur sebuah kotak amal di sebelah selatan teras Masjid Al Muhajirin. Mereka membonceng kotak amal tersebut menggunakan motor Yamaha Vega nopol S 2951 YB.

Kepala Desa Trowulan Zainul Anwar mengatakan, raibnya kotak amal di Masjid Al Muhajirin baru diketahui oleh takmir setelah subuh, sekitar pukul 04.00 WIB. Dia bersama operator CCTV lantas memeriksa rekaman kamera pengawas tersebut.

“Setelah kami lihat CCTV, ternyata kedua kotak amal dicuri. Satunya dicongkel dan dikuras uangnya, satunya lagi dibawa kabur pelaku,” kata Zainul kepada wartawan di lokasi, Kamis (16/5/2019).Menggunakan rekaman CCTV tersebut, Zainul mengidentifikasi para pelaku. Dia lebih dulu melacaknya menggunakan pelat nomor polisi sepeda motor pelaku. Yamaha Vega nopol S 2951 YB itu ternyata milik warga Dusun Betek Utara, Desa Betek, Kecamatan Mojoagung, Jombang.

“Saya cek nopol sepeda motor pelaku ke teman saya yang kerja di Samsat Mojokerto. Ternyata motor itu atas nama ibu pelaku berinisial D,” ungkapnya.

Berbekal bukti rekaman CCTV, takmir Masjid Al Muhajirin melapor ke Polsek Trowulan. Usai membuat laporan, kata Zainul, dirinya bersama 3 anggota polisi menangkap D di rumahnya, Rabu (15/5) sekitar pukul 10.00 WIB.

“Lalu pelaku D ini dibawa polisi untuk menangkap pelaku lainnya. Dari lima pelaku, empat sudah ditangkap, satu lainnya buron,” terangnya.

Kelima pelaku, lanjut Zainul, rata-rata berusia 16 tahun atau di bawah umur. Mereka berasal dari 4 desa berbeda di Kabupaten Jombang. Yaitu Desa Betek dan Kebondalem, Kecamatan Mojoagung, serta Desa Grobogan dan Catak Gayam, Kecamatan Mojowarno.”Para pelaku ternyata masih di bawah umur, usianya rata-rata 16 tahun,” jelasnya.

Aksi pencurian di Masjid Al Muhajirin, tambah Zainul, bukan kali ini saja. Sekitar dua bulan yang lalu, sepeda motor Honda Megapro milik jemaah raib saat ditinggal salat subuh. Sementara kemarin siang, sepatu jemaah salat Duhur juga raib.

“Oleh sebab itu kami pasang kamera CCTV di masjid ini. Saat ini sudah ada 8 kamera yang kami pasang,” tegasnya.

Kanit Reskrim Polsek Trowulan AKP Edi Sujarwoko membenarkan telah meringkus empat pelaku pencurian kotak amal di Masjid Al Muhajirin. “Pelaku masih kami mintai keterangan,” tandasnya.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!