KPK Panggil Plt Bupati Tulungagung Terkait Suap Pengesahan APBD

oleh

Jakarta – memanggil Plt Bupati Tulungagung Maryoto Birowo terkait kasus dugaan suap pengesahan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. Maryoto dipanggil sebagai saksi untuk Ketua DPRD Tulungagung Supriyono.

“Sebagai saksi untuk tersangka SPR (Supriyono),” kata Kabiro Humas KPK Febri Diansyah, Kamis (16/5/2019).

Selain itu KPK juga memanggil anggota DPRD Kabupaten Tulungagung, Agus Budiarto terkait kasus ini. Agus juga akan menjadi saksi untuk Supriyono.

Kasus ini merupakan perkembangan penanganan perkara tindak pidana korupsi suap kepada Syahri Mulyo terkait pengadaan barang dan jasa di Pemerintah Kabupaten Tulungagung TA 2018. Perkara ini diawali dengan operasi tangkap tangan pada Rabu (6/6/2018).

Saat itu, KPK di waktu yang sama melakukan OTT terhadap dua kepala daerah, yaitu Bupati Tulungagung dan Wali Kota Blitar. Uang tunai sebesar Rp 2,5 miliar disita kala itu.

Dari OTT tersebut, KPK menetapkan 6 orang sebagai tersangka, yaitu tiga untuk perkara Tulungagung dan 3 tersangka untuk Perkara di Blitar.

Dalam pengembangan berikutnya, KPK melakukan penyidikan dugaan korupsi terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung Tahun Anggaran 2015-2018. KPK pun menetapkan Supriyono sebagai tersangka.

Dia diduga menerima uang sebesar Rp 4.880.000.000, selama periode 2015-2018 dari Bupati Tulung Agung Periode 2013-2018 terkait dengan pembahasan, pengesahan, dan pelaksanaan APBD dan/atau APBD Perubahan Kabupaten Tulungagung.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!