Aladin, Suami yang Biarkan Istrinya Meninggal hingga Busuk Pensiunan PNS

oleh

Jakarta – Aladin Situmorang, suami yang alami sakit jiwa dan membiarkan istrinya Sri Muniarti (55) meninggal merupakan pensiunan PNS. Aladin diketahui selama ini menghidupi keluarga dengan gajinya sebagai pensiunan.

Kediaman Aladin berada di Griya Lembah Depok, RT05 RW24, Abadi Jaya, Sukmajaya yang terlihat dalam keadaan kosong. Selain itu terpantau kondisi halaman rumah berantakan dan tidak terurus.

Seorang petugas keamanan perumahan, Puryono membenarkan soal kejadian ditemukannya seorang wanita yang meninggal berhari hari pada hari Senin (13/5) pukul 11.00 WIB. Dirinya juga menceritakan kondisi keluarga Aladin.
“Kayaknya sudah lama tinggal di sini sih, semenjak saya masuk 3 tahun lalu juga sudah ada di sini mereka. Hampir 3 tahun saya jadi keamanan di sini, mereka sudah nempatin di sini,” ucap Puryono.

Puryono menjelaskan, pemilih rumah Aladin merupakan pensiunan BPK. Selama ini, menurutnya Aladin menghidupi istri dan adik iparnya dengan uang pensiunan. Puryono mengaku tidak mengerti sejak kapan Aladin mengalami gangguan jiwa. Aladin dinilai jarang bergaul dengan masyarakat.

“Sudah lama sih (sakit jiwa), semenjak saya jadi keamanan di sini tuh sudah ada gangguan jiwa ini, cuma paling dia keluar belanja ke depan, terus masuk lagi, jarang bergaul sama warga lah,” tuturnya.
Walau gangguan jiwa, Puryono menyebut Aladin memang kerap terlihat mondar mandir beli makanan untuk keluarganya. Namun Aladin tidak pernah mempersilahkan istrinya untuk diobati.

“Cuma emang ga pernah diurusin sih istrinya ini, pernah dari departemen kesehatan ke sini, mau diajak berobat hanya ga diperbolehkan sama pak Aladin,” ungkapnya.

Sebelumnya diberitakan Sri Murniati (55) ditemukan meninggal berhari-hari di rumahnya di Perum Griya Lembah, Depok. Sang suami, Aladin Situmorang, tidak melaporkan kematian istrinya karena diduga mengalami gangguan jiwa.

“Suaminya dan adiknya, AN, mengidap sakit kejiwaan,” kata Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Deddy Kurniawan

Korban ditemukan meninggal pada Senin (13/5) siang. Awalnya, keponakan korban bernama Paryono datang ke rumah tersebut untuk menjenguk korban.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!