Kontrak Habis, Keisuke Honda Tinggalkan A-League

oleh

Melbourne – harus meninggalkan A-League dengan kekecewaan. Ia gagal membawa Melbourne Victory ke final usai kalah 1-6 melawan Sydney FC.

“Kami kecewa dengan hasil ini dan kami terluka, tapi ini kenyataan yang harus kami terima”, ujarnya setelah pertandingan kontra Sydney FC.

“Sydney FC layak melaju ke final, jadi saya ingin memberi selamat pada mereka.”

Secara khusus, menuturkan betapa lawan-lawan sangat memperhatikan keberadaannya. Ia merasa seluruh tim dan pemain, berupaya keras memahaminya, sedikit demi sedikit, hingga akhirnya mereka mampu mengunci pergerakannya di lapangan.

“Seluruh tim, pemain, dan bahkan pelatih belajar cara menghentikan saya. Saya pun tak punya ruang dan waktu dalam setiap pertandingan,” ucapnya.

Itulah mengapa, pemain yang juga pelatih Timnas Kamboja ini menilai A-League merupakan liga yang sulit buatnya.

“Saya merasa A-League itu tak mudah. Saya memainkan beberapa pertandingan hebat dan jelek. Keduanya merupakan pengalaman hebat buat saya. Saya akan berubah musim depan, juga untuk Olimpiade 2020,” ujar .

Belum Punya Tujuan

Gelandang Jepang Keisuke Honda memberi keterangan pers setelah resmi menjadi pelatih Timnas Kamboja di Phnom Penh (12/8). Honda akan memiliki berperan dobel, sebagai pelatih timnas Kamboja dan menjadi pemain Melbourne Victory. (AFP Photo)

Honda memang sudah mengutarakan keinginannya tampil di Olimpiade 2020 di Tokyo bersama Timnas Jepang U-23 dalam kapasitas sebagai salah seorang over aged player.

Honda hanya satu musim saja bermain di A-League dengan status marquee player Melbourne Victory. Hingga kini ia belum menentukan pelabuhan selanjutnya.

“Saya sudah memikirkan itu. Saya mencari peluang bagus untuk bermain musim depan. Tapi, sejauh ini, saya tak punya opsi. Dilihat saja nanti,” ujarnya.

Meski kiprah di A-League sudah resmi berakhir, Honda masih akan bersama Melbourne Victory untuk laga terakhir, yakni tampil dalam Liga Champions Asia melawan wakil dari negaranya, Sanfrecce Hiroshima.

Laga yang dimainkan pada 22 Mei 2019 itu sudah tak berpengaruh apa pun buat Melbourne Victory karena Keisuke Honda dkk. sudah dipastikan tereliminasi lantaran jadi juru kunci Grup F.

Sumber: Bola.com

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!