Sebelum Tewas, Korban Mayat Terbakar Dibujuk Pelaku Beli Rongsokan Murah

oleh

Mojokerto – Pelaku Eko Yuswanto (32) terungkap berkat keterangan istri korban Lailil Fitria (28). Sebelum tewas, Eko dibujuk pelaku agar mau diajak keluar. Caranya dengan menawarkan rongsokan berharga murah.

Lailil mengatakan, Eko pamit untuk mengambil rongsokan bersama dengan Priono alias Yoyok (38), tetangga dekat korban di Dusun Temenggungan, Desa Kejagan, Kecamatan Trowulan, Mojokerto, Minggu (12/5) sekitar pukul 08.00 WIB.

Meski bertetangga dengan Yoyok, Eko berangkat dari rumahnya seorang diri. Pengusaha rongsokan itu membawa mobil pikap dan uang untuk membeli rongsokan Rp 4 juta. Sementara Yoyok sudah menantinya di simpang empat Trowulan.

“Pamit ke saya keluar sama pelaku. Katanya pelaku mau menunjukkan ada barang (rongsokan) di Mojosari (Mojokerto),” kata ibu dua anak ini kepada wartawan di rumah duka, Rabu (15/5/2019).Sementara teman dekat korban, Arifin menuturkan, iming-iming dari Priono akan menunjukkan ada rongsokan berharga murah, hanya tipu muslihat pelaku agar korban mau diajak keluar. Karena harga rongsokan yang ditawarkan pelaku tidak masuk akal.

“Itu tidak masuk akal, rongsokan jenis kerasan tanpa sampah harganya hanya Rp 5 ribu sekilo. Hanya akal-akalan pelaku saja,” ungkapnya.

Meski nyata-nyata keluar bersama korban, lanjut Arifin, Priono berusaha mengingkarinya. Hal itu terungkap saat Priono pulang ke rumahnya pada Minggu siang.

“Saat itu ditanya oleh istrinya Eko, katanya ambil rongsokan bareng kok Yoyok pulang sendirian. Sementara Eko belum pulang. Yoyok beralasan kalau tidak jadi keluar dengan korban,” terangnya.

Kecurigaan Arifin terbukti setelah di rumahnya, Senin (13/5) malam. Petugas menangkap Priono karena dialah orang terakhir yang bersama dengan korban.Eko tewas di tangan Priono dan Dantok. Dantok merupakan warga Desa Tambakagung, Kecamatan Puri, Mojokerto. Korban dibunuh di rumah orang tua Dantok, Kenanten Gang 2, Desa Kenanten, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto. Mayat korban lantas di hutan kayu putih Dusun Manyarsari, Desa Gunungsari, Kecamatan Dawarblandong.

Mayat Eko yang hangus terbakar ditemukan buruh tani yang sedang menanam jagung, Senin (13/5) sekitar pukul 07.15 WIB. Kepala korban dibungkus dengan karung plastik. Rupanya korban tewas sebelum dibakar. Penyebabnya tak lain akibat luka pada paru-paru yang tertusuk patahan tulang rusuk. Diduga kedua pelaku memukuli korban hingga tewas.

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!