Kriminolog: Pelaku Mutilasi Pasar Besar Malang Sadis dan Berpengalaman

oleh

Malang – Kriminolog Universitas Brawijaya Prija Djatmiko melihat di Pasar Besar, Kota Malang, terbilang sadis dan memiliki kesiapan mental dalam melakukan perbuatannya. Bagi dia, orang tidak segampang itu membunuh dengan cara tak wajar.

“Melihat kondisi korban, pelaku sangat sadis dan sampai bisa melakukan itu. Mutilasi memang memiliki ciri demikian karena amarah serta dendam melatarbelakangi perbuatannya,” tegas Prija kepada , Rabu (15/5/2019).

Prija mengungkapkan butuh kesiapan mental untuk mencincang bagian anggota tubuh seseorang. Dan pelaku tentunya berpengalaman dengan kondisi tersebut.

“Karena jarang orang bisa kuat menghadapi situasi begitu, melihat darah, memotong daging orang. Kalau tidak punya pengalaman, sangat tidak mungkin. Karena tidak mudah untuk melakukannya,” tandas Prija.

Bagi dia, identitas korban menjadi kunci utama dalam mengungkap kasus ini. Namun, pelaku yang sudah merencanakan perbuatannya, telah melakukan beberapa hal untuk bisa menghilangkan jejak.

“Identitas korban menjadi kunci utama untuk mengungkap kasus ini. Tetapi pelaku berusaha menghilangkan jejak,” tandasnya.

Lokasi, kata Prija, juga telah dipilih pelaku untuk melampiaskan kemarahannya. Karena diketahui, lokasinya sudah lama tak terjamah manusia.

Beberapa lembar kertas dengan tulisan tangan, lanjut Prija, turut menunjukkan jika pelaku tidak sebentar berada di lokasi. Melainkan ada dugaan sudah pernah, bahkan lama berada di lokasi.

“Kertas dengan tulisan menunjukkan jika antara korban dan pelaku sudah saling mengenal sebelumnya. Dan juga bisa menunjukkan pelaku pernah ke lokasi sebelum kejadian,” tutur Prija.

Polisi sendiri belum menemukan senjata tajam yang digunakan pelaku di lokasi kejadian. Anjing pelacak diturunkan untuk membantu penyelidikan siang ini.

Ada enam bagian tubuh perempuan ini yang dipotong. Saat ditemukan lokasinya tidak dalam satu tempat. Berawal dari Chilman (48), pedagang di Pasar Besar yang mencium bau busuk di area lapak dagangannya. Dia kemudian meminta bantuan sekuriti pasar untuk menelusuri asal dari bau tak sedap itu.

Ketika mencarinya diantara sampah yang berserakan, kedua dikejutkan dengan potongan kaki dan tangan di lokasi. Penemuan ini kemudian dilaporkan ke polisi, Selasa (14/5/2019), siang.

Tonton juga video Penjelasan Polisi soal Wanita Korban Mutilasi di Pasar Besar Malang:

Komentar


Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!